Kasus Corona Tinggi, Taman Pakujoyo Gayam Ditutup Sementara

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Taman Pakujoyo di wilayah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo ditutup sementara selama 14 hari terhitung 17-30 Juli. Penutupan berlaku untuk semua aktivitas pengunjung, pedagang dan kegiatan lainnnya oleh masyarakat. Kebijakan diambil sebagai bentuk usaha pencegahan penyebaran virus corona mengingat dalam perkembangannya terus mengalami peningkatan kasus positif.

Plt Camat Sukoharjo sekaligus Lurah Gayam, Sukoharjo, Havid Danang PW, Sabtu (18/7) mengatakan, Taman Pakujoyo, Gayam, Sukoharjo selama ini sering dijadikan tempat wisata dan menggelar kegiatan oleh masyarakat dan berbagai pihak. Dalam kondisi pandemi virus corona seperti sekarang pihak pengelola sudah melakukan berbagai usaha pencegahan penyebaran virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan. Bentuknya seperti wajib memakai masker bagi pengunjung, pedagang dan masyarakat yang datang, menyediakan tempat mencuci tangan dengan sabun, menyiapkan handsanitizer, dan jaga jarak.

Usaha pencegahan tersebut dianggap kurang karena masih ada temuan kerumunan orang baik pengunjung dan pedagang. Karena itu usaha lain diambil dengan melakukan penutupan sementara selama 14 hari. Apabila tidak dilakukan penutupan maka dikhawatirkan akan muncul kasus penyebaran virus corona.

Kebijakan tersebut sempat mendapat penolakan dari pedagang yang biasa berdagang di Taman Pakujoyo, Gayam, Sukoharjo. Hal itu disampaikan kepada pihak pengelola taman melalui paguyuban pedagang.

Penolakan pedagang karena mereka khawatir tidak memiliki tempat untuk berdagang setelah dilakukan penutupan Taman Pakujoyo, Gayam, Sukoharjo. Hal itu wajar mengingat beberapa taman di tempat lain belum dilakukan penutupan sementara. Namun setelah mendapat penjelasan dari petugas akhirnya pedagang setuju taman perlu ditutup sementara.

BERITA REKOMENDASI