Kasus Perceraian di Sragen Tertinggi

Editor: KRjogja/Gus

SRAGEN (KRjogja.com) – Kasus perceraian di Kabupaten Sragen diklaim tertinggi di wilayah Surakarta dalam kurun waktu 4 tahun terkhir. Jumlah kasus perceraian sepanjang 2017 lalu tercatat mencapai 2.463 kasus.

Angka tersebut meningkat 170 kasus atau 7,41% bila dibandingkan dengan jumlah kasus perceraian pada 2016 yang tercatat sebanyak 2.293 kasus. Panitera Pengadilan Agama (PA) Sragen, Sihono kepada wartawan Jumat (2/2) mengatakan, kasus perceraian di Kabupaten Sragen memang tertinggi di wilayah Surakrta. Fenomena itu sudah terjadi dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. "Saya tidak memiliki data perceraian kabupaten/kota lainnya, tapi memng tertinggi," ujarnya.

Menurut Sihono, meningkatnya kasus perceraian di Sragen lebih banyak dipengaruhi faktor kemajuan teknologi dan tidak setianya suami atau istri. Selama 2017 lalu, kasus percerain paling tinggi terjadi pada Agustus yang mencapai 318 kasus.

Padahal rata-rata kasus perceraian yang ditangani PA Sragen hanya 205 per bulan. Tingginya kasus gugatan perceraian di PA Sragen pada Agustus dipengaruhi momentum setelah Lebaran. "Saat liburan Lebaran banyak warga perantauan pulang kampung. Mereka ada yang menjadi tenaga kerja wanita (TKW) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) dan ada yang merantau ke Jakarta atau luar Jawa. Setelah pulang kampung ternyata ada suami yang selingkuh. Sebaliknya ada juga TKW yang pulang bawa anak," jelasnya.

Sihono menyampaikan dari sekian banyak kasus, gugatan paling dominan dilakukan oleh pihak istri. Dia mencontohkan kasus perceraian pada Desember 2017 sebanyak 169 kasus, sebanyak 125 kasus atau 73,96% di antaranya merupakan gugatan cerai dari istri.

Selama ini, lanjutnya, upaya yang dilakukan hakim di PA adalah berusaha untuk mendamaikan suami-istri supaya tidak bercerai. Tapi persoalan itu kembali pada hati masing-masing. Kalau tidak mau didamaikan berarti hati memang menolak untuk dipersatukan. "Walaupun dari pihak suami setuju tetapi istri tidak setuju untuk rujuk ya tetap harus diputus cerari," tandasnya. (Sam)

 

BERITA REKOMENDASI