Kebakaran Pasar Nglangon, Kerugian Rp 1 Miliar

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN, KRJOGJA.com – Kebakaran hebat yang melanda Pasar Nglangon, Sragen Kota, Senin (30/09/2019) malam menyebabkan kerugian materiil hingga satu miliar lebih. Pemkab setempat melansir total ada 97 kios dan los di pasar terbesar kedua di Sragen Kota itu yang ludes dilalap si jago merah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen sekaligus Plt Kepala Dinas Perdagangan Sragen, Tatag Prabawanto Selasa (01/10/2019) mengatakan, dari hasil pendataan total ada 31 kios di Pasar Nglangon yang ludes terbakar. Api juga menghanguskan 66 los yang ada, selain itu, satu bangunan kantor pasar juga turut hangus dilalap api. "Total kios dan los ada 97 unit yang terbakar. Lalu bangunan kantornya ada satu yang terbakar," ujarnya.

Terkait kerugian, Tatag menyebut dari taksiran sementara, kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp 1 miliar. Selain kerugian akibat bangunan los dan kios yang ludes, kerugian besar juga ditimbulkan dari dagangan, material dagangan yang di dalam los maupun kios ikut ludes dan tak sempat diselamatkan.

"Kerugian sementara diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Untuk kepastiannya akan kembali dilakukan pendataan secara mendetail," tandasnya.

Sementara sekulasi penyebab kebakaran hebat yang menghanguskan Pasar Nglangon perlahan mulai terkuak. Sejumlah saksi mata mengungkapkan api kali pertama muncul dari kios sebelah selatan, yakni dari kios penggilingan bakso. Olah TKP oleh petugas kepolisian dan tim inafis Polres setempat juga mengarah hal yang sama.

"Tidak ada ledakan. Apinya muncul dari kios penggilingan bakso lalu ke kios kayu. Mungkin dari api listrik," ujar Rukiman (69) karyawan kios kayu.

Rukiman memastikan saat kejadian, tak ada yang membakar sampah. Dirinya sebelum kejadian sudah ada di lokasi yakni sekitar pukul 18.00 WIB. Begitu api muncul, kemudian berkobar melahap deretan kios, dirinya langsung berusaha menyelamatkan diri. "Saya sudah di sini dari pukul 18.00 WIB. Apinya muncul pukul 18.30 WIB. Tidak ada yang membakar sampah," tuturnya.

Api dari bagian selatan tengah kemudian merembet ke bagian barat ke arah kios kayu dan bambu. Kemudian melahap kios lainnya. Ia meyakinkan bahwa sumber api bukan dari sampah, akan tetapi diduga kuat dari korsleting listrik.

Sementara tim Inafis dan Polres Sragen langsung terjun melakukan olah TKP. Tim sempat mengecek lokasi kebakaran dan meminta keterangan saksi-saksi. Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Saat ini tim masih menyelidiki penyebab kebakaran. "Kami belum bisa pastikan penyebab kebakaran karena masih dilakukan penyelidikan oleh tim," ujarnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI