Kebutuhan Air Petani Tanam Padi MT II Masih Terpenuhi

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kebutuhan air petani untuk tanam hingga panen padi pada musim tanam II (MT II) terpenuhi. Sebab debit air di saluran irigasi bersumber dari Dam Colo, Nguter masih melimpah. Pemenuhan bahkan berlanjut hingga awal MT III nanti. Meski demikian petani tetap diminta pandai mengatur suplai air agar pemenuhan kebutuhan bisa merata dari hulu hingga hilir.

Ketua Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Dam Colo Timur Jigong Sarjanto, Kamis (23/7) mengatakan, lahan pertanian mendapatkan suplai air bersumber dari Dam Colo, Nguter dipastikan terpenuhi. Petani sekarang mayoritas disemua wilayah disepanjang aliran Dam Colo Timur sedang melakukan awal tanam padi MT II.

Sawah petani dipastikan mendapatkan pemenuhan kebutuhan air dan tidak ada temuan kendala. Debit air yang dikeluarkan pihak pengelola Dam Colo Nguter sebesar 16 meter kubik per detik. Terpenuhinya kebutuhan air membuat petani lega.

“Kondisi cuaca tahun ini dianggap aneh bagi petani. Meski sudah masuk kemarau tapi hujan masih turun dan kebutuhan air petani terpenuhi dari Dam Colo, Nguter,” ujarnya.

Jigong menjelaskan, siklus alam pada tahun lalu kondisi di bulan Juli sudah masuk kemarau dan menyebabkan penurunan debit air secara drastis di Dam Colo, Nguter. Namun yang terjadi sekarang justru sebaliknya hujan masih turun dan debit air tinggi.

Dengan kondisi ini, Jigong meminta agar stok air yang ada sekarang dimaksimalkan untuk pemenuhan tanam padi. Salah satu yang harus dilakukan yakni gerak cepat melakukan tanam padi serentak pada MT II.

“Jangan menunda tanam padi MT II dan itu juga sesuai dengan arahan dari dinas pada petani,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI