Kecamatan Mojolaban Tertinggi Angka Kasus Kesembuhan Corona

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Kecamatan Mojolaban menempati peringkat pertama untuk jumlah kasus positif virus Corona terbanyak dan angka kesembuhan tertinggi. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo per 22 Agustus 2021 mencatat jumlah kasus akumulasi virus Corona berdomisili di Kabupaten Sukoharjo sebanyak 13.065 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Senin (23/8), mengatakan, berdasarkan distribusi wilayah diketahui jumlah kasus positif virus Corona kumulatif terbanyak di Kecamatan Mojolaban sebanyak 1.853 kasus, disusul kemudian Kecamatan Kartasura 1.838 kasus, Kecamatan Baki 1.557 kasus dan Kecamatan Grogol 1.444 kasus. Kecamatan Mojolaban juga menempati angka kesembuhan tertinggi sebanyak 92,3 persen, diikuti Kecamatan Tawangsari 91,4 persen, Kecamatan Bendosari 91,4 persen dan Kecamatan Baki 91,1 persen.

Jumlah kasus positif virus Corona aktif terbanyak ditempati Kecamatan Kartasura 328 kasus, Kecamatan Grogol 65 kasus, Kecamatan Polokarto 63 kasus dan Kecamatan Nguter 59 kasus. Angka kematian tertinggi di Kecamatan Polokarto 8,7 persen, Kecamatan Sukoharjo 7,2 persen, Kecamatan Nguter 6,7 persen dan Kecamatan Bendosari 6,7 persen.

“Kecamatan Mojolaban menempati posisi tertinggi jumlah kasus positif virus Corona dan angka kesembuhan tertinggi,” ujarnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo per 22 Agustus 2021 mencatat jumlah kasus akumulasi virus Corona berdomisili di Kabupaten Sukoharjo sebanyak 13.065 orang. Rinciannya, jumlah ditemukan positif virus Corona dengan gejala 8.708 kasus atau bertambah 413 kasus dibandingkan sepekan lalu. Jumlah kasus positif virus Corona aktif 699 kasus dengan rincian, rawat inap 145 kasus, isolasi mandiri 523 kasus dan rumah terpusat 31 kasus. Jumlah meninggal dunia 771 kasus atau bertambah 34 kasus dan jumlah sembuh 7.238 kasus atau bertambah 298 kasus.

Kasus positif virus Corona tanpa gejala jumlah ditemukan 3.803 kasus atau bertambah 44 kasus. Jumlah kasus aktif 57 kasus terdiri dari isolasi mandiri 50 kasus, Merc UNS 5 kasus dan Asrama Haji Donohudan Boyolali 2 kasus. Jumlah sembuh 3.746 kasus atau bertambah 35 kasus.

BERITA REKOMENDASI