Kemenag Karanganyar Tunggu Kepastian Naik Haji Jemaah Manula

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Mayoritas calon haji Kabupaten Karanganyar berusia 50 tahun ke atas. Pemberangkatannya ke Tanah Suci pada 2021 menanti kebijakan pemerintah pusat terkait protokol kesehatan dan syarat naik haji di masa Pandemi Covid-19.

Kasi Pemberangkatan Haji dan Umrah Kemenag Karanganyar, Sunarno berharap kebijakan tersebut segera diterbitkan. Sebab, para calon haji yang tertunda berangkat pada 2020 terus menanyakan kepastian keberangkatannya pada tahun depan. Sejauh ini, pemerintah pusat masih mengkaji berbagai opsi supaya menunaikan kewajiban itu tak justru menimbulkan kerugian di bidang kesehatan.

“Mungkin di akhir November atau Awal Desember 2021 sudah ada kesepakatan perihal visi misi haji se-dunia. Soal berangkat mereka di 2021, mengingat pandemi belum berakhir,” katanya kepada KR, Jumat (6/11).

Sejauh ini pemerintah pusat baru mengatur syarat pemberangkatan umrah yang tertuang di KMA No 719 tahun 2020. Kalau untuk jemaah umrah, syaratnya usia 18-50 tahun. Regulasinya berlaku per 1 November 2020. Sayangnya Kemenag tak memiliki data jumah jemaah yang tertunda menjalankan umrah tahun ini maupun pendaftar baru. Sebab, data tersebut dimiliki biro perjalanan ibadah umrah milik swasta. Sedangkan biro tersebut di Karanganyar hanya perusahaan cabang atau sub yang tidak berkewajiban melapor ke Kemenag setempat.

“Di masa pandemi Covid-19, tentunya dilakukan perketatan. Termasuk soal haji,” katanya.

BERITA REKOMENDASI