Kesadaran Masih Rendah, Tingkat Konsumsi Buah Warga Jateng Minim

SOLO, KRJOGJA.com – Tingkat konsumsi buah di kalangan warga Jawa Tengah (Jateng), masih jauh di bawah standar yang ditetapkan oragnisasi pangan dan pertanian dunia (Food and Agricultural Organization – FAO), bahkan kurang dari 50 persen. Hingga saat ini, tingkat konsumsi buah di Jateng, baru menyentuh 34 kilogram per kapita per tahun, sedangkan standar yang ditetapkan FAO mencapai 73 kilogram per kapita per tahun.

Kondisi seperti itu berbanding terbalik dengan potensi Jateng sebagai salah satu sentra produksi aneka jenis buah, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, Yuni Astuti, saat Festival Buah di Taman Balekambang, Sabtu (3/3/2018), sehingga perlu upaya lebih keras lagi menggerakkan masyarakat untuk makan buah. Kecenderungan yang terjadi selama ini, masyarakat menganggap buah bukan sebagai bahan konsumsi penting, seperti halnya bahan pangan utama lain.

Event Festival Buah yang tahun ini tercatat kali ketiga, menurutnya, merupakan salah satu upaya untuk mengkampanyekan kebiasaan makan buah di kalangan masyarakat, terutama jenis buah lokal. Hampir seluruh daerah di Jateng, memiliki potensi tanaman buah sesuai kondisi geografis, iklim, serta lahan masing-masing wilayah. Bahkan, setiap daerah memiliki produk buah unggulan yang dipamerkan dan dilombakan dalam agenda tahunan ini.

Sementara itu, sejauh pantauan KRJOGJA.com di lapangan menyebutkan, dari puluhan jenis buah produksi 35 kabupaten/kota di Jateng, durian tercatat sebagai buah paling diminati masyarakat. Selain kepadatan kerumunan pengunjung pada stand bursa buah yang nyaris tersentral pada komoditas durian, juga jenis buah yang dilombakan didominasi durian.

Sejumlah pengunjung mengaku, berburu durian di ajang Festival Buah karena pengaruh harga yang dinilai lebih murah di pasaran umum, selain cita rasa yang diyakini lebih enak dan legit. "Kalau beli di pasaran umum, apalagi di pinggir jalan, kadang memperoleh durian dengan kualitas kurang baik," ujar Triwinarni.

Selisih harga sebenarnya tak terlalu banyak, tambahnya, tetapi kualitas durian dipastikan lebih bagus, sebab semua stand yang berasal dari berbagai daerah di Jateng, saling berlomba menyajikan produk berkualitas tinggi. Sedangkan jenis buah lain yang ditawarkan dalam festival tersebut, diantaranya pisang, duku, salak, kelengkeng, jeruk, manggis, selain pula bibit tanaman aneka jenis buah.(Hut)

 

BERITA REKOMENDASI