Keuangan Minus Akibat Pandemi, Pemkab Sragen Wacanakan Utang ke Bank

Legislator asal PDIP itu menyampaikan kajian diperlukan untuk melihat sejauh mana urgensi pinjaman itu dan kemampuan daerah untuk mengembalikan. Termasuk kemungkinan mengundang pihak Bank Jateng yang direncanakan menjadi pihak yang akan memberi pinjaman. Bank Jateng perlu dipanggil untuk mengetahui bagaimana angsuran dan sistem pembayaran bunganya. “Kami akan lihat dulu RPJMD pemerintahan seperti apa, visi misi bupatinya seperti apa. Yang jelas akan kami kaji terlebih dahulu secara mendalam sebelum kami memutuskan,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sragen yang juga Sekda Sragen, Tatag Prabawanto membenarkan Pemkab mengajukan wacana pinjaman utang Rp 200 miliar untuk tahun depan. Namun ia enggan membeberkan peruntukan dan latar belakang pengajuan pinjaman itu. “Nanti akan kami sampaikan kalau sudah ada persetujuan dewan,” ujarnya.

Di sisi lain, wacana hutang kali ini menjadi yang kedua bagi pemerintahan Bupati Yuni. Sebelumnya di periode pemerintahan pertamanya bersama Wabup Dedy, Pemkab juga pernah mengajukan utang Rp 200 miliar untuk membangun jalan dan diangsur dalam dua tahun anggaran.(Sam)

BERITA REKOMENDASI