Kick Boxing Series 1 Battle of Pride, Seleksi Calon Atlet Sea Games

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Kejuaraan kick boxing bertajuk series 1 Battle of Pride di Sondokoro Tasikmadu pada 10-11 April lalu, dijadikan acuan memilih calon atlet nasional yang akan mengikuti Sea Games di Vietnam. Sehingga, masing-masing petarung menunjukkan performa terbaiknya di ajang tersebut.

“Ajang kick boxing kali ini memang lebih kompetitif. Masing-masing camp dan klub petarung mendaftarkan atlet terbaiknya. Mereka yang diajukan di Pengprov, juga akan ditakar kemampuannya di sini, supaya mendapat rekomendasi masuk seleknas (seleksi di pelatnas) pada Sea Games maupun PON,” kata Ketua Panitia Kick Boxing Series 1 Battle of Pride, Wira Prasetya catur kepada KRJOGJA.com , Senin (12/04/2021).

Ajang pertarungan tersebut diikuti 100 lebih peserta dari berbagai aliran beladiri seperti silat, tinju, wushu, muaythai, kungfu, karate dan taekwondo. Diundang 40 lebih klub dan camp ternama di Jawa Tengah dan sekitarnya untuk mengikutsertakan atlet terbaiknya.

Panitia membuka pertandingan di partai senior dan junior. Di partai junior, para petarung pemula menunjukkan performanya di arena tatami dalam ruangan. Hadir para juri berkompeten di Tim Wira, guna memberi penilaian para peserta yang rata-rata masih usia SD tersebut.

Sedangkan di ring, pertarungan antar senior putra maupun putri dipertontonkan. Wira mengatakan, ajang tersebut merupakan kelanjutan kegiatan serupa di Banyuwangi pada Februari lalu.

“Peserta di Sondokoro ini lebih variatif. Mereka juga kuat. Sebab dari camp terbaiknya seperti On Fire, Hans Academy dan Sasana Naga Harimau,” lanjutnya.

Selain menjadi bagian dari seleksi calon atlet Sea Games, ajang pertandingan itu melemaskan otot yang sempat kaku karena vakum latihan di masa pandemi Covid-19. Ia mengklaim ajang pertandingan yang dibukanya lebih bergengsi. Di ring maupun tatami, dipertarungkan atlet terbaik alias bukan amatiran.

“Arahnya ke orientasi prestasi. Dan ini bukan level sembarangan. Akan diambil juara 1,2 dan 3 di partai senior” katanya.

Uniknya, tak sekadar pertarungan yang disuguhkan selama event dua hari tersebut. Namun seluruh peserta maupun officialnya dikenalkan obyek wisata maupun kuliner di Karanganyar. “Tema kita wisata gelud. Artinya selain bertarung juga berwisata,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI