Kinerja Kurang Memuaskan, Pejabat Siap-siap Dimutasi

SRAGEN,KRJOGJA.com – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengakui ada sejumlah kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang performance kinerjanya masih kurang baik. Nantinya bakal ada evaluasi untuk menentukan nasib para pejabat tersebut, tetap dipertahankan atau diganti.

Menurut Yuni, selama enam bulan ini pihaknya sudah melakukan pemantauan kinerja seluruh aparat sipil negara (ASN) dan ada beberapa kepala OPD yang kinerjanya dinilai masih kurang. "Nanti akan jadi pertimbangan. Bukan tidak mungkin kami gelar mutasi lagi agar kinerja ASN bisa sesuai harapan," ujar Yuni Minggu (7/5/2017).

Yuni mengakui, salah satu yang perlu dievaluasi adalah penataan Sistem Organisasi Tata Kerja (SOTK) apakah sudah tepat atau belum dalam menempatkan kepala OPD pada dinas tertentu. Dia mengakui memang ada beberapa orang yang ternyata penempatannya tidak tepat, lantaran tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki.

Misalnya seorang pejabat dengan latar belakang pendidikan tertentu tapi ditempatkan di sebuah tempat yang tidak ada hubungannya dengan keahliannya iru. Tentu saja hal itu akan dievaluasi satu persatu, baik dari pejabat eselon IV, III hingga eselon II. "Kami benar-benar ingin menerapkan right man on the right place sesuai bidang ilmu masing-masing," terang Yuni.

Senada Wakil Bupati (Wabup) Dedy Endriyatno mengatakan, setelah pelantikan pejabat beberapa waktu lalu pihaknya telah membuat komitmen dengan pejabat yang dilantik, untuk siap dievaluasi kendati belum ada enam bulan. Mereka harus siap diganti atau dimutasi kalau memang kinerjanya kurang baik dan tidak menghasilkan inovasi pada dinas yang dipimpinnya.

"Ada semacam komitmen, bersedia dievaluasi. Jadi tidak perlu nunggu enam bulan, kami tidak segan-segan untuk mengevaluasi dan mutasi," tegas Dedy.

Dijelaskan Dedy, prinsip dari penilain kinerja selain dari serapan anggaran, juga pada inovasi pelayanan. Sebisa mungkin setiap pejabat harus membuat satu inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat. Selama tidak ada inovasi, tentunya pejabat tersebut layak dievaluasi. (Sam)

BERITA REKOMENDASI