Klaster Keluarga dan Perkantoran Dominasi Kasus Covid-19 di Karanganyar

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Satgas Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar mengungkap kemunculan klaster keluarga dan perkantoran dalam kasus penularan virus tersebut.

Sekda Pemkab Karanganyar, Sutarno mengatakan, tim sedang menangani klaster perkantoran, dimana ASN di dua organisasi perangkat daerah telah terpapar. “Ada yang tertular suaminya yang kerja sebagai nakes. Lalu delapan stafnya diminta istirahat sampai 14 hari. Kami tidak menerapkan work from home (WFH). Mereka yang kontak erat secara mandiri isolasi di rumah. Instansi vertikal maupun horizontal lebih ketat menerapkan prokes,” kata Sekda Sutarno di hadapan anggota Satgas di ruang anthorium rumah dinas bupati Karanganyar, Sabtu (15/10).

Tim masih melakukan tracing pada klaster perkantoran melalui swab tes PCR. Metode tracing ini diterapkan di perkantoran non OPD seperti polres, kodim, kejaksaan, pengadilan dan sebagainya. Sedangkan untuk klaster keluarga, jumlahnya mendominasi kasus di Karanganyar. Disiplin potokol kesehatan selama isolasi mandiri kurang diterapkan. Berdasarkan laporan Dinkes per Jumat (16/10), Covid-19 menginveksi 117 orang. Dari jumlah itu 700 orang kontak erat, 91 suspek dan 62 rawat inap. Sutarno mengatakan, tingkat kesembuhan 76,39 persen sedangkan angka kematian 6,26 persen.

Masyarakat perlu mengetahui gejala luar infeksi Covid-19. Terbanyak demam 47,4 persen, sesak napas 42,1 persen dan batuk 43,27 persen.

BERITA REKOMENDASI