Klaster Keluarga di Karanganyar Mendominasi

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Inveksi Covid-19 ke anggota keluarga pasien dan kontak eratnya makin menambah jumlah kasus di masa pandemi. Klaster keluarga seakan tak bisa dicegah.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Purwati kepada KR, Selasa (27/10). Dikatakannya, angka terinveksi naik menjadi 150 kasus per Senin (26/10). Status zona merah masih disandang Kabupaten Karanganyar dengan 43 kematian dan 713 kontak erat.

“Klaster keluarga atau rumah tangga mendominasi. Mereka yang di tracing kebanyakan orang-orang berkontak erat, yang juga ternyata terpapar Covid-19,” katanya.

Pelacakan atau tracing mengandalkan hasil swab PCR. Sampel diambil oleh tim labkesda dari personel puskesmas secara terjadwal.

Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dwi Rusharyati mengatakan labkesda tutup pada Rabu (28/10) sampai Jumat (30/10). Sedangkan Sabtu-Minggu (31/10-1/11) libur. Mulai buka lagi Senin (2/11). Meski Labkesda tutup, bukan berarti tracing kontak erat berhenti.

“Petugas labkesda itu dari nakes yang bekerja di Puskesmas. Meski rumah swab tutup, tapi aktivitasnya tetap berlanjut. Hanya saja digeser ke puskesmas,” kata Dwi.

BERITA REKOMENDASI