Klewer Sisi Timur Ikut Direvitalaisasi

SOLO (KRjogja.com) – Mesti lolos dari amukan api, namun Pasar Klewer sisi Timur ikut direvitalisasi sebagaimana pasar sisi Barat yang ludes saat terjadi kebakaran akhir 2014 silam. Begitu proses pembangunan kembali Pasar Klewer sisi Barat yang saat ini memasuki tahap akhir penyelesaian, dilanjutkan dengan revitalisasi pasar sisi Timur dengan mengandalkan biaya dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP), Subagyo, menjawab wartawan, di Balaikota, Rabu (21/12/2016) mengungkapkan, saat ini tengah dilakukan persiapan lelang pekerjaan, setelah memperoleh kepastian kucuran dana dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui pos Tugas Pembantuan (TP) senilai Rp 48 miliar. Awal tahun 2017 nanti, dijadwalkan proses lelang pekerjaan rampung, dan pelaksanaan revitalisasi dapat dimulai sekitar bulan April, setelah Pasar Klewer sisi Barat siap dioperasikan.

Berbeda dengan pembangunan kembali pasar Klewer sisi Barat yang memerlukan waktu dua tahun anggaran, revitralisasi pasar sisi timur hanya memerlukan waktu satu tahun anggaran, karena volume pekerjaan maupun biaya tak sebesar pasar sisi Barat. Selama proses revitalisasi, jelasnya, sekitar 546 pedagang Pasar Klewer sisi Timur dialihkan ke pasar darurat di basement pasar sisi Barat yang sebenarnya dialokasikan untuk areal parkir.

Pasar Klewer sisi Timur yang semula berdiri satu lantai, didesain menjadi tiga lantai terdii, basement, semi basement, serta lantai atas. Seperti halnya pasar sisi barat, basement dialokasikan untuk ruang parkir, lantai semi basement untuk penempatan pedagang lama, sedangkan lantai atas dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan atau hall. Pasar Klewer yang semula menghadap ke Utara, digeser menjadi mengarah ke Timur, terkait lokasi pasar yang berada di kawasan situs budaya Keraton Kasunanan Solo," ujarnya. (Hut)

BERITA REKOMENDASI