Kodim 0726 Sukoharjo Awasi Penggunaan Pupuk Petani

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Penggunaan pupuk oleh petani akan mendapatkan pengawasan ketat oleh Kodim 0726 Sukoharjo. Hal itu demi jaminan keamanan petani agar tidak terjebak pupuk palsu sekaligus upaya meningkatkan hasil panen untuk peningkatan ketahanan pangan nasional.

Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa saat membuka kegiatan Sosialisasi Pemupukan Berimbang dan Produk Knowledge PT Petrokimia Gresik di Makodim 0726 Sukoharjo, Rabu (17/1) mengatakan, TNI ikut andil dalam menjaga dan meningkatan ketahanan pangan nasional. Salah satunya dilakukan Kodim 0726 Sukoharjo dengan mengerahkan 184 Babinsa ikut secara langsung melakukan pengawasan.Bentuknya yakni Babinsa membantu pengawasan penggunaan pupuk oleh petani. Selain itu juga dilakukan berkaitan dengan distribusi dan penjualannya.

“Maksudnya agar pupuk bersubsidi tepat sasaran dan petani tidak terjebak menggunakan pupuk palsu. Selain itu Babinsa juga berperan mencegah dan membantu penindakan segala bentuk pelanggaran berkaitan dengan pupuk palsu,” ujar Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa.

Kodim 0726 Sukoharjo akan berkoordinasi dengan Polres Sukoharjo berkaitan dengan penanganan hukum. Sebab pelaku pelanggaran pupuk palsu baik produsen maupun penjual harus dijerat semuanya.

“Babinsa kami beri kemampuan deteksi dini tentang pupuk. Mana yang asli dan palsu. Keterangan itu kami mintakan pada pihak produksen pupuk dalam hal ini yakni PT Petrokimia Gresik. Mereka sengaja kesini membantu memberi wawasan,” lanjutnya.

Dengan deteksi dini tersebut maka Babinsa bisa membantu dalam pencegahan peredaran pupuk palsu. Sebab apabila sampai beredar maka akan menimbulkan kerugian baik pemerintah maupun petani itu sendiri.

Dijelaskan Dandim, kerugian yang bisa timbul akibat peredaran pupuk yakni pemerintah dirugikan karena nilai subsidi. Sedangkan petani penggunaan pupuk palsu bisa merusak struktur kesuburan tanah.

Kodim 0726 Sukoharjo sudah melakukan pengamanan wilayah dengan menerjunkan petugasnya. Hal iti dilakukan agar tidak terjadi praktek pelanggaran.
“Begitu ada indikasi temuan maka Babinsa harus segera lapor. Jangan didiamkan saja. Nanti dari tim Kodim 0726 Sukoharjo akan membantu bergerak bersama petugas terkait lainnya,” lanjutnya.

General Manager Pemasaran dan Logistik PT Petrokimia Gresik Kadek Laksana mengatakan, pihaknya hadir di Makodim 0726 Sukoharjo untuk melakukan sosialisasi pemupukan berimbang pada para anggota. Selain itu Babinsa juga diberikan pembekalan berkaitan dengan kerawanan peredaran pupuk palsu. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI