Konvoi Ugal-ugalan Rayakan Kelulusan Bukti Lunturnya Nilai Luhur Pancasila

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRjogja.com – Kelulusan SMK dengan cara konvoi kendaraan bermotor secara ugal-ugalan di jalan raya disesalkan berbagai pihak. Hal itu membuktikan nilai luhur pancasila mulai luntur di generasi muda.

“Di era revolusi industri 4.0 dan penerapan kenormalan baru, nilai luhur pancasila potensial mulai luntur. Khususnya di generasi muda. Konvoi kendaraan bermotor dengan cara ugal-ugalan saat kelulusan merupakan realitas yang dirasakan,” kata Kepala Badan Kesbangpol Karanganyar, Bambang Sutarmanto usai menggelar sosialisasi peningkatan ideologi pancasila da wawasan kebangsaan di gedung DPRD Karanganyar, Jumat (4/6).

Ia menyayangkan di saat Indonesia butuh pemuda berintegritas dan menerapkan Pancasila di semua sendi kehidupan, generasi milenial justru berani melanggar hukum. Dalam hal ini melanggar lalu lintas. Menurutnya, bukan zamannya lagi perayaan kelulusan sekolah berupa konvoi kendaraan ugal-ugalan.

“Perlu dikuatkan lagi pemahaman nilai luhur pancasila. Jangan sampai karena pandemi, jadi luntur,” katanya.

Ia berencana mengundang para pelajar di forum sosialisasi. Sehingga tidak hanya tokoh agama dan tokoh masyarakat yang disasar sosialisasi tentang wawasan kebangsaan dan nilai luhur pancasila.

Sementara itu Dinas Pendidikan Jawa Tengah mengumumkan kelulusan SMK negeri dan swasta secara daring mulai Kamis (3/6) pukul 16.00 WIB. Sehingga siswa dan orang tua murid tidak ada yang datang ke sekolahan karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

BERITA REKOMENDASI