Koridor Gatsu Jadi Ajang Street Art

Editor: KRjogja/Gus

SOLO (KRjogja.com) – Koridor Jalan Gatot Subroto (Gatsu), dijadikan ruang publik bernafaskan 'street art' dalam wujud mural dan grafiti. Tak kurang dari 100 seniman mural terlibat dalam kegiatan bertajuk Solo is Solo, menuangkan daya kreativitasnya melukis mural dengan kanvas dinding ataupun 'rolling door' pertokoan.

Koridor Gatsu, selama ini lebih didominasi aktivitas perdagangan, jelas Koordinator Solo is Solo, Irul Hidayat, kepada wartawan, di Kantor Dinas Pariwisata, Kamis (26/10), sebab kawasan tersebut memang merupakan kompleks pertokoan. Kalangan seniman mural berobsesi mengisi kawasan yang tahun lalu telah ditata ulang, diantaranya membangun pedestrian dilengkapi lampu-lampu hias, menjadi ruang artistik dan estetik yang dapat menampung ekspresi dan partisipasi publik.

Hanya saja, aktivitas street art

dapat dilangsungkan selepas pukul 21.00 bersamaan pemilik toko menutup gerai masing-masing. Justru aktivitas bernuansa seni yang dimulai pukul 21.00 ini, menjadi nilai tambah tersendiri, sebab selama ini nafas aktivitas Koridor Gatsu berhenti total setelah kompleks pertokoan tutup. Aktivitas 'street art' Koridor Gatsu, dijadwalkan akan diawali pada Sabtu (29/10) malam berupa 'live paint show' dan 'artist talk'.

Selain para seniman mural yang akan mengekspresikan daya kreatifnya melukis, sejumlah seniman genre lain juga akan merespon selasar Koridor Gatsu sebagai sebuah panggung pertunjukan. "Silakan saja masyarakat mengekspresikan karya-karyanya, terutama seni pertunjukan di kawasan tersebut, sehingga kesenian bisa masuk dan menjadi bagian dari masyarakat," jelasnya. (Hut)

BERITA REKOMENDASI