KP3 Cermati Distribusi Pupuk Subsidi

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Petani dipersilakan berkonsultasi dengan Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) terkait penggunaan barang bersubsidi tersebut. Hal ini meliputi penggunaan pupuk berimbang hingga mengusulkan perubahan alokasinya. 

"KP3 beranggotakan mitra pengadaan pupuk pemerintah sampai kejaksaan. Penyalurannya harus tepat. Pengawasan dibutuhkan mulai pengadaan, ketersediaan sampai penyaluran pupuk subsidi dan pestisida ke petani. Petani silakan berkonsultasi ke P3A. Kami sangat mengharapkan hal itu," kata Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Karanganyar, Supramnaryo, Rabu (26/07/2017).

Dia meyakini petani butuh pendampingan kalangan profesional untuk menentukan takaran tepat pemberian unsur hara tanaman. Tak jarang pemberiannya timpang karena petani sekadar menginginkan tampilan luar menarik namun justru merusak.  

Hingga Juni 2017, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi Kabupaten Karanganyar sesuai SK Kadispertan nomor 521.34/21 tahun 2017 yaitu urea 19.060.000 kilogram, ZA 6.770 kilogram, SP36 5.265 kilogram, NPK 13.835 kilogram dan pupuk organik 6.000 kilogram.

Lebih lanjut dikatakan, KP3 akan mengusulkan penetapan alokasi pupuk kecamatan sesuai kebutuhan riil petani di wilayah tersebut serta melakukan advokasi temuan lapangan. KP3 sengaja menggandeng aparat penegak hukum untuk menindak penyelewengan pengadaan, distribusi dan pemakaian pupuk subsidi. (R-10)

BERITA REKOMENDASI