KPU Karanganyar Rekrut 22.043 Anggota KPPS

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar merekrut 22.043 anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Pemilu legislatif dan presiden. Secara berkelompok, mereka bertugas di 3.149 tempat pemungutan suara (TPS).

“Pendaftarannya dibuka 6-12 Maret 2019. Meski pada awalnya antusias kurang, namun bisa diupayakan oleh PPK dan PPS melalui ketua RT dan RW, sampai akhirnya terekrut 22.043 anggota KPPS,” kata Komisioner KPU Karanganyar Divisi Hukum dan Pengawasan, Devid Wahyuningtyas kepada wartawan di kantornya, Rabu (13/3).

Ia mengapresiasi kesediaan masyarakat mendaftar anggota KPPS. KPU menyadari keikutsertaannya lebih dilandasi pengabdian ke masyarakat. Di masa kerja mulai pelantikan 10 April sampai 9 Mei, mereka diupah Rp 500 ribu untuk anggota dan Rp 550 ribu untuk ketua. Selain itu, mereka meluangkan waktu dan tenaga ekstra pada 17 April mendatang. Devid mengatakan, KPU sempat khawatir pendaftarnya minim karena persyaratan tidaklah sederhana.

“Menunjukkan bukti lulus minimal SMA, usia minimal 17 tahun, sehat jasmani dan rohani serta KPU tidak menerima calon KPPS yang sudah dua periode pemilu menjabat. Misalnya pertama 2004-2009, kedua 2009-2014,” katanya.

Terkait pemenuhan syarat sehat jasmani dan rohani, KPU meminta kemudahan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) untuk memprosesnya. Seperti, membuka loket khusus pencari surat itu di Puskesmas. Selanjutnya, Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa akan melakukan penelitian berkas kelengkapan persyarakat calon pada 13-19 Maret 2019.

Lebih lanjut Devid mengatakan, anggota KPPS selain menerima honor juga uang makan Rp 266 ribu pada saat pemungutan suara. Perhitungannya per makan Rp 38 ribu. KPU juga menjatah ongkos pembuatan TPS Rp 1,6 juta.

Sementara itu calon anggota KPPS di TPS 01 Kelurahan Cangakan, Karanganyar Kota, Suroto mengaku belum mengetahui besaran honor maupun deskripsi tugasnya. Setahu dirinya, ia akan menjabat Ketua KPPS.

“Belum diberi pelatihan dari KPU. Saya dulu pernah jadi anggota KPPS saat Pilkada. Lalu diminta mendaftar di KPPS Pilpres ini,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI