KPU Sukoharjo Belum Jadwalkan Penetapan Paslon Terpilih Pilkada

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK) sampai saat ini belum keluar. Kondisi tersebut berpengaruh pada jadwal penetapan pasangan calon (paslon) terpilih Pilkada 2020 belum jelas kapan dijadwalkan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo masih menunggu sebagai dasar penjadwalan.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda, Selasa (29/12), mengatakan, KPU Sukoharjo sampai saat ini masih menunggu keluarnya BRPK dari MK sebagai dasar penjadwalan penetapan paslon terpilih Pilkada 2020. Sebab KPU Sukoharjo belum bisa memastikan kapan BRPK dari MK akan keluar.

BRPK dari MK apabila sudah keluar maka akan ditindaklanjuti KPU Sukoharjo dengan menggelar rapat pleno penetapan paslon terpilih. Waktu yang diberikan sesuai ketentuan yakni lima hari setelah BRPK dari MK diterima KPU Sukoharjo.

“KPU Sukoharjo masih menunggu dan harapannya BRPK dari MK bisa segera keluar. Kemungkinan dari informasi yang kami terima baru keluar pertengahan Januari 2021 mendatang,” ujarnya.

Nuril menjelaskan, BRPK dari MK akan keluar menyesuaikan dengan jadwal di MK dimana menurut Peraturan MK No 8 Tahun 2020, pencatatan permohonan dalam e-BRPK dilakukan pada 6-15 Januari 2021. Tahapan setelah itu baru BRPK dari MK bisa keluar dan dipakai KPU Sukoharjo.

BERITA REKOMENDASI