Kreator Hoax Surat Suara Tercoblos Ditangkap di Sragen

Editor: KRjogja/Gus

SRAGEN, KRJOGJA.com – Bagus Bawana Putra, tersangka pembuat konten berita bohong atau hoax tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, ditangkap di Sragen, Jawa Tengah, Senin (7/1). Tersangka ditangkap polisi saat bersembunyi di rumah saudaranya di Desa Karangasem, Kecamatan Tanon, Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan dikonfirmasi Rabu (9/1) membenarkan adanya penangkapan tersangka pembuat hoax tersebut. Tersangka diketahui adalah warga Sragen yang sudah lama merantau di Jakarta. "Jadi yang menangkap adalah tim Mabes Polri. Kami (Polres Sragen) hanya mem-backup saja. Sesuai KTP, tersangka merupakan warga Desa Slogo, Kecamatan Tanon, Sragen dan sudah pindah domisili di Jakarta," ujarnya.

Yimmy mengungkapkan, setelah ditangkap saat bersembunyi di rumah saudaranya, tersangka kemudian langsung dibawa ke Mabes Polri. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti (BB) seperti handphone

dan buku. Namun Yimmy tidak bersedia mengungkap identitas pria tersebut secara gamblang termasuk tempat kelahiran di Kabupaten Sragen atau bukan. 
"Yang pasti pernah domisili di Sragen tapi sudah lama pindah ke Jakarta," jelasnya.

Yimmy menceritakan, tim dari Mabes Polri sejak Minggu sore sudah berada di Sragen guna mencari keberadaan tersangka. Akhirnya pada Senin dinihari sekitar pukul 02.00, tim berhasil mendeteksi keberadaan tersangka dan kemudian dilakukan penangkapan. "Saat ditangkap tidak ada perlawanan. Kami hanya melakukan backup pengamanan lokasi termasuk tembusan ke tokoh masyarakat setempat seperti Ketua RT dan lingkungan," tambahnya.

Seperti diketahui, kasus hoax surat suara ini berawal dari isu adanya 7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok. Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemudian mengecek kabar tersebut dan tak menemukan 7 kontainer yang dimaksud. KPU kemudian menyebut kabar itu hoax.

Beberapa orang kemudian melaporkan kasus ini ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Polisi kemudian mengklaim sudah mengidentifikasi pembuat hoax surat suara tercoblos di Tanjung Priok. Konten bohong yang menyatakan adanya tujuh kontainer surat suara tercoblos di Tanjung Priok ini tersebar melalui pesan suara. (Sam)

BERITA REKOMENDASI