Kunjungi Sangiran, Sandiaga Uno Dihujani Keluhan Emak-emak

Editor: Ary B Prass

Ibu Parni, wakil kelompok dagang sampai bercerita kalau dia harus menjual dua ekor sapinya dan juga menjadi buruh jahit yang penghasilannya Rp 20 ribu per hari demi menopang kebutuhan sehari-hari. Mendengar keluhan para ibu dan emak-emak tersebut, Sandi langsung memastikan siap membantu dengan membuka pasar budaya Sangiran.
“Seperti yang Ibu Bupati infokan, pasar budaya Sangiran akan mulai dibuka per Selasa nanti, tapi tentunya harus menjaga protokol kesehatan (prokes),” ujar Sandi.
Sandi menjelaskan, sektor wisata di tempat tersebut akan dibuka secara bertahap tidak bisa langsung dibuka. Para pedagang juga diminta menyeragamkan etalase sehingga higienitas dagangan mereka terjaga.
“Saya perintahkan staf untuk menindaklanjuti masalah ini. Kami memiliki program Bedakan yang akan membantu pedagang untuk meningkatkan dagangannya. Nanti akan kami pantau”, terang Sandi.
Ibu Parni langsung mengucapkan terima kasih atas janji dari Sandi yang akan membuka Sangiran secara bertahap tersebut. Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Parni bahkan mendoakan Sandiaga Uno menjadi pemimpin yang amanah dan peduli rakyat kecil. (Sam)

BERITA REKOMENDASI