Kurang Disiplin Picu PPKM Tahap I Tak Optimal

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dianggap kurang signifikan memantik kesadaran masyarakat dalam menekan penyebaran Covid-19. Kesadaran personal menerapkan protokol kesehatan masih minim.

Bupati Karanganyar menyontohkan pemakaian masker kurang tepat. Kebanyakan salah kaprah. “Masker malah dipakai di dagu. Lalu sering dilepas. Itu bukan aksesori,” katanya kepada wartawan usai video conference dengan Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Tengah di kantornya, Senin (1/2).

Larangan berkerumun juga disalahartikan. Buktinya, penyebaran Covid-19 malah marak di perkantoran dan dari klaster hajatan. Padahal pemakaian masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun di air mengalir harus dilkakukan sesering mungkin. Selama PPKM tahap I diberlakukan, lanjutnya, Presiden Jokowi juga menyampaikan hal serupa perihal kurang efektif kebijakan tersebut. Parameternya pada tingginya kasus pasien Covid-19 meninggal dunia pada Desember 2020-Januari 2021. “Memang tidak semua daerah mengalami kenaikan kasus. Ada beberapa yang justru turun kasusnya. Tapi itu tidak banyak,” katanya.

BERITA REKOMENDASI