Kurang Disiplin Picu PPKM Tahap I Tak Optimal

Kini, ia masih menunggu selesainya PPKM jilid II pada 8 Februari mendatang. Ia berharap muncul kebijakan strategis dari pemerintah pusat dan provinsi yang menjadi acuannya menentukan upaya menekan penularan Covid-19.

Lebih lanjut dikatakan, disiplin personal menjadi kunci berakhirnya pandemi. Hanya saja perlu pemicu dan pendorong dari masyarakat.

“Masyarakat harus dipicu kesadaran personal protokol kesehatan. Kita akan coba merumuskan bentuk pendisiplinan. Apakah dengan membentuk sukarelawan penggerak prokes. Ini supaya masyarakat mematuhi prokes tidak di bawah tekanan. Kalau tetap karena tertekan, PPKM bukan solusinya. Usai PPKM malah abai lagi,” katanya.

Salah satu pemicu meledaknya kasus Covid-19, diakuinya dari klaster hajatan. Ia secara tegas melarang kegiatan itu jika penyelenggara tetap saja membandel. “Aturannya itu, tamu banyu mili. Enggak boleh bergerombol. Kalau sulit diatur, enggak usah mantu saja,” katanya.

Sekretaris Dinas Kesehatan kabupaten Karanganyar, Purwati mengakui peningkatan kasus penularan Covid-19 di PPKM jilid I. Lagi-lagi, pemicunya kurang disiplin prokes saat beraktivitas. (Lim)

BERITA REKOMENDASI