Lacak Kasus Corona Kelurahan Gayam Bentuk Tim Tracer

Editor: Ary B Prass

SUKOHARJO, KRJogja.com– Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo membentuk tim tracer yang berfungi untuk melacak dan mendata kasus positif virus Corona. Tim tracer berasal dari pengurus RT sengaja dilibatkan karena mereka mengetahui pasti kondisi masing-masing warganya. Pembentukan tim tracer dilakukan mengingat sekarang dalam perkembangannya terjadi peningkatan kasus positif virus Corona.

Lurah Gayam, Kecamatan Sukoharjo Havid Danang PW, Selasa (22/6/2021) mengatakan, Pemerintah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo mengaku prihatin atas kondisi sekarang dalam perkembangan terjadi peningkatan kasus positif virus Corona. Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan termasuk menangani kasus positif virus Corona.

Atas kondisi tersebut Pemerintah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo kemudian berinisiatif membantuk tim tracer. Tim ini melibatkan semua pengurus RT di wilayah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo. Total ada 43 RT terlibat langsung dalam usaha membantu pemerintah menangani kasus positif virus Corona.

Pembentukan tim tracer oleh Pemerintah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo mendapat dukungan penuh dari pengurus RT. Mereka menyatakan kesiapan dalam menjalankan tugas.

Tugas tim tracer nantinya akan membantu pemerintah dalam melacak dan mendata warganya yang diketahui terkonfirmasi positif virus Corona. Pemerintah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo telah membekali para pengurus RT dalam tim tracer berupa blangko tracing pasien terkonfirmasi positif virus Corona. Dalam blangko tersebut memuat nama pasien positif virus Corona, nomor handphone, jenis swab, tanggal dan tempat swab, keluhan pasien, dan data kontak erat.

“Di wilayah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo kasus positif virus Corona terus naik. Hari ini saja ada 50 warga melakukan tes swab PCR di Puskesmas Sukoharjo karena merupakan kontak erat,” ujarnya.

Dalam melaksanakan tugasnya tim tracer tingkat RT akan melakukan pendataan terhadap warga yang positif virus Corona. Apabila sudah dipastikan warga tersebut terkonfirmasi positif virus Corona maka tim tracer akan memasang tanda pengumuman berupa tulisan keluarga tersebut sedang menjalani isolasi mandiri.

Peran pengurus RT dikatakan Havid Danang sangat penting dalam membantu pemerintah. Sebab mereka mengetahui kondisi warga dan lingkungan. Apabila menemukan kasus positif virus Corona pada warganya maka tim tracer juga akan melaporkan data ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona tingkat Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo. Data nantinya juga akan dilaporkan ke tingkat kecamatan dan kabupaten.

Pemerintah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo saat ini sudah menerima data masih ada 16 kasus positif virus Corona aktif di wilayah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo. Rinciannya dua kasus menjalani rawat inap dan 14 kasus isolasi mandiri. Sedangkan untuk akumulasi kasus positif virus Corona sendiri mencapai 222 kasus dimana 11 kasus diantaranya meninggal dunia.

“Partisipasi aktif dari warga menerapkan protokol kesehatan sangat diharapkan. Sebab kasus positif virus Corona sangat tinggi sekarang,” lanjutnya.

Pemerintah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona juga telah melakukan kegiatan operasi penerapan protokol kesehatan. Kegiatan menyasar beberapa tempat umum seperti taman, jalan dan lainnya.

“Penyemprotan disinfektan juga masih terus kami lakukan setiap saat di wilayah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo. Salah satu sasarannya seperti di Taman Pakujoyo,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI