Lagi, Tiga Abdi Praja Terlibat Politik Praktis

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karanganyar kembali melayangkan surat rekomendasi penindakan bagi ASN tak netral. Kali ini, tiga oknum pejabat pemerintah desa dan kelurahan disasar.

“Laporan perbuatan tiga orang ini sudah selesai dibuat berdasarkan konfirmasi dari panwas wilayah. Disertau bukti penguat. Hasilnya kami sampaikan ke Pemkab dengan tembusan Pjs Bupati Karanganyar, Sekda serta Dispermasdes supaya ditindaklanjuti,” kata Ketua Panwaslu Karanganyar, Kustawa Esye kepada KRJOGJA.com, Kamis (25/3/2018).

Ulah tiga abdi praja itu tidak pantas dicontoh. Dikatakan Kustawa, aturan netralitas ASN dilanggarnya karena memberikan kontribusi pada kampanye maupun pemenangan pasangan calon bupati wakil bupati. Dalam surat rekomendasi itu tercantum nama dua perangkat kelurahan di wilayah Kecamatan Karanganyar Kota dan satu perangkat pemerintah desa di wilayah Kecamatan Gondangrejo.

“Kewenangan Panwaslu sebatas menyampaikan rekomendasi pemberian sanksi. Untuk keputusan sanksinya apa, diserahkan ke Pemkab Karanganyar,” katanya,  kemarin.

Dijelaskannya, dua perangkat kelurahan di Karanganyar Kota tersebut ditengarai terlibat langsung dalam kegiatan kampanye salah satu paslon. Bahkan rumahnya digunakan untuk penyelenggaran kegiatan kampanye.

“Juga ada keterlibatan langsung dengan tim kampanye salah satu paslon,” jelasnya.

Sedangkan satu perangkat desa di wilayah Gondangrejo, menurutnya terlibat langsung dalam kegiatan kampanye salah satu paslon. Yang memberatkan, kegiatan itu dilakukan di sebuah tempat ibadah.

“Yang bersangkutan juga memberikan sambutan dalam kegiatan itu,” tuturnya.

Sebelumnya, Panwaslu melalui Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) juga mendapat temuan dugaan ketidaknetralan ASN di empat kecamatan, yakni di wilayah Jaten, Tasikmadu, Colomadu dan Gondangrejo.

Empat ASN tersebut ditengarai mendatangi kegiatan kampanye salah satu paslon. Dari temuan tersebut, Panwaslu merekomendasikan pemberian sanksi untuk dua ASN di wilayah Jaten dan Tasikmadu.

“Sedangkan untuk ASN di Colomadu dan Gondangrejo, setelah kami klarifikasi lebih dalam, tidak memenuhi unsur terlibat dalam kegiatan kampanye. Sehingga tidak diberikan rekomendasi sanksi,” tuturnya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI