Lakalantas Maut, Dua Tewas di Jalan Raya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Kecelakaan lalu lintas di jalan raya mengakibatkan dua warga Karanganyar tewas, Selasa (21/1). Yakni seorang supir truk asal Kebakkramat, Maryoto (37) dan pengendara sepeda motor asal Matesih, Heru (50).

Kanitlaka Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Sutarno mengatakan kecelakaan maut yang dialami Maryoto terjadi di jalan umum Solo-Sragen tepatnya di depan BNI Palur, Desa Ngringo, Jaten, Senin (20/1) sekitar pukul 23.00 WIB. Kecelakaan tunggal tersebut berawal ketika truk AD 1328 JP yang dikemudikan warga Dusun Mojotelu Rt 04 Rw IX Desa Alastuwo, Kecamatan Kebakramat ini melaju dari arah timur atau Karanganyar menuju ke kota Solo. Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi berniat mendahului kendaraan bermotor di depannya melalui sisi kiri. Di sampingnya duduk kenek truk bernama Agus Santoso (35) yang masih tetangga pengemudi. Lantaran gagal mendahului, pengemudi banting setir ke kanan sehingga menabrak pulau jalan dan terguling ke jalur berlawanan arah.  

"Akibat kecelakaan ini, pengemudi truk mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala dan meninggal dunia saat perjalanan menuju ke rumah sakit. Sedangkan kenek truk, hanya mengalami luka ringan,” jelas Sutarno. 

Sementara itu, kecelakaan maut juga terjadi di jalan umum Karanganyar – Matesih, tepatnya di Dusun Mekar Mulyo, Rt 05 Rw VII Desa Matesih, Kecamatan Matesih, Selasa (21/1), sekitar pukul 06.30 WIB.  Kecelakaan yag melibatkan tiga sepeda motor ini, menyebabkan satu pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Yakni sepeda motor Honda CB 150 Nopol AD 6162 BF yang dikendarai Heru (50) warga Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesih.

Lalu, sepeda motor Honda Supra Nopol AD 4890 BP yang dikendarai Gito, warga desa Dawung, Kecamatan Matesih serta sepeda motor Honda Scoopy Nopol AD 5941 ADF yang dikendarai Yeni Eka Oktavia, warga Ngasinan, Matesih.

Dikatakan Sutarno, awalnya sepeda motor Supra dan sepeda motor Honda CB 150, sama-sama melaju dari arah Barat (Karanganyar) menuju ke timur (Matesih). Saat melaju, sepeda motor Honda Supra berada di depan kiri sedangkan sepeda motor Honda CB 150 berada di belakang. Namun tiba-tiba, sepeda motor Honda Supra belok ke kanan. Hal itu menyebabkan pengemudi sepeda motor Honda CB 150 kaget. Lantaran jarak terlalu dekat, pengendara Honda CB 150 tidak dapat menguasai laju kendaraan dan menabrak sepeda motor Honda Supra yang berbelok tersebut. Kedua pengendara sepeda motor, baik Honda Supra maupun Honda CB, terjatuh. Dan saat bersamaan, dari arah timur, melaju sepeda motor Scoopy yang langsung menabrak pengendara sepeda motor yang terjatuh tersebut.

Akibat kecelakaan ini, Heru (50) pengendara sepeda motor Honda CB 150, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan pengendara sepeda motor Supra, yang bernama Gito, mengalami luka dibagian punggung dan kepala.

“Kasus ini sedang kita tangani, dengan meminta keterangan sejumlah warga yang mengetahui kecelakaan beruntun ini,” tandasnya. (Lim) 

 

BERITA REKOMENDASI