Lama Ditunggu, 33.987 KPM Karanganyar Terima Bantuan Sosial

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Sebanyak 33.987 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial di Kabupaten Karanganyar dijatah menerimanya secara montunai pada 2018. Penyalurannya dilakukan secara berkala.

"Karanganyar memperoleh kuota segitu pada tahun ini. Mereka terkelompok pada penerima bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Data itu dihimpun dari TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) yang kemudian diolah di pusat," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Agus Heri Bindarto kepada KRJOGJA.com, Minggu (4/3/2018).

Penyaluran bantuan nontunai dikerjasamakan ke mitra perbankan yang dapat diambil penerima melalui anjungan tunai mandiri (ATM). Bansos dicairkan dua sampai tiga bulan sekali atau sesuai kesiapan dana pemerintah pusat dengan nominal pengambilan masing-masing PKH Rp 500 ribu. Ia mengatakan, kuota bansos untuk Karanganyar pada tahun ini bertambah sekitar 12 ribu PKH dibanding tahun sebelumnya.

Agus menjelaskan pemerintah pusat mencanangkan program Februari tuntas untuk penyaluran dana bantuan sosial PKH. Selanjutnya, akan ada validasi data pada Maret. Agus menyampaikan pemerintah kabupaten dapat mengusulkan kuota tambahan apabila diperlukan.

Pada Rabu (28/2/2018) lalu, bansos dibagikan secara simbolis ke 350 PKH Karanganyar di Terminal Wisata mBangun Makutoromo Karangpandan. Hadir dalam kesempatan itu, Dua anggota Komisi VIII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dan Endang Maria Astuti dan Sekretaris Korpri Kementerian Sosial RI, Marsali mewakili Menteri Sosial RI, Idrus Marham.

"Melalui wakil rakyat, bisa diajukan potensi warga Karanganyar di luar kuota PKH. Program ini sudah diluncurkan sejak 2007. Sasaran program itu 26,66 juta warga Indonesia tergolong miskin. Dasarnya adalah Undang-Undang No. 13/2011 tentang Penanganan Fakir Miskin," katanya.

Dialokasikan bantuan sosial nontunai PKH tahun 2018 di Karanganyar Rp 64 miliar untuk 33.987 KPM dan Rp 12 miliar untuk 56.802 KPM rastra. (Lim)

BERITA REKOMENDASI