Langgar Prokes di Warung Makan, Operasi Yustisi Sita KTP Pedagang dan Konsumen

Editor: Ary B Prass

KARANGANYAR, KRJOGJA.com– Satpol PP menyita KTP milik 12 konsumen warung makan yang bersantap di tempat selama pemberlakuan PPKM darurat. Empat orang berstatus ASN sedangkan delapan lainnya warga sipil.

“Makan di tempat warung dilarang selama pemberlakuan PPKM darurat. Boleh beli, asalkan dibawa pulang atau take away atau diantar. Aturan ini tercantum di Instruksi Bupati (Inbup) Karanganyar No.180/21/2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease 2019,” kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP Karanganyar, Joko Purwanto kepada wartawan di Karanganyar, Selasa (6/7/2021).

Sebanyak 12 orang yang ngiras di sebuah warung sate kambing di Jl Lawu tersebut didatangi Satpol PP bersama aparat kepolisian dan TNI saat jam makan siang pada Senin (5/7/2021). Petugas memberi pengertian kepada mereka bahwa sanksi itu lebih ringan dibandingkan harus berurusan dengan pengadilan. Joko mengatakan, sebenarnya kasusnya bisa dikategorikan tindak pidana ringan.

“Ini sebenarnya bisa ditindak dengan sanksi hukum karena melanggar Inbup. Tapi hanya diberi sanksi disita KTP. Boleh ambil di kantor Satpol PP sekaligus diberi pembinaan,” katanya.

BERITA REKOMENDASI