Lereng Gunung Lawu Longsor, Bengawan Solo Meluap

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Hujan deras mengakibatkan banjir dan longsor di lereng Gunung Lawu maupun di bantaran Sungai Bengaan Solo, Minggu (13/12/2020). Distribusi bantuan dan penanganan korban dilakukan secara terpadu.

Di bantaran Sungai Bengawan Solo, puluhan warga dari Rt 07/Rw VI Dukuh Daleman, Desa Ngringo, Jaten mengungsi ke Masjid Al Maming dan ke tetangga. Air sungai meluap ke perkampungan dan menggenagi 15 rumah dari 41 rumah. Di lokasi terendah, ketinggian genangan sampai lutut orang dewasa.

Ketua RT 07/Rw VI, Budi HS mengatakan sistem peringatan dini berbunyi nyaring saat air sudah menaiki batas aman. “Manula, bayi dan ibu hamil diungsikan dulu. Kebanjiran bukan hal baru. Setiap tahun pasti. Hujan deras beberapa hari ini, kemungkinan harus meninggalkan rumah ke tempat aman,” kata Budi, Senin (14/12/2020).

Hingga keesokan paginya, air belum sepenuhnya surut. Bekas banjir menyisakan endapan lumpur dan sampah berserakan. Warga terdampak kembali ke perkampungannya untuk membersihkannya. Entungnya, warga sudah menyelamatkan barang berharga ke para-para di bawah atap.

Sementara itu terjadi pula banjir akibat luapan irigasi di Jl Raya Matesih-Tawangmangu di Desa Koripan, Matesih pada Minggu ssiang. Camat Matesih Ardiansyah mengatakan video luapannya tersiar di media sosial.

“Sebenarnya hanya beberapa jam saja. Itu meluap akibat saluran irigasi tersumbat sampah. Memang cukup merepotkan. Apalagi menghambat lalu lintas. Luapan air menyeruak dari rumah-rumah warga,” katanya.

Longsor juga menghantam beberapa lokasi. Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar Sundoro Budi Karyanto mengatakan kerusakan aset privat dan milik pemerintah masih didata. Antara lain longsor talud menimpa rumah di Sekucing, Ngargoyoso dan Pondok, Jatirejo.

“Pastinya ada longsor skala sedang di beberapa titik. Tidak ada korban jiwa. Namun harus tetap waspada karena cuaca masih kurang bersahabat,” katanya.

Jika hujan di wilayah hulu terus mengguyur, dimungkinkan datang banjir susulan dan longsor. Ia meminta warga di kawasan rawan bencana alam agar tetap bertahan di lokasi pengungsian. Pengguna jalan juga perlu ekstra hati-hati potensi pohon tumbang. (Lim)

BERITA REKOMENDASI