Letkol Inf Wiyata Sempana Aji jadi Dandim Solo

SOLO, KRJOGJA.com – Jabatan komandan komando distrik militer  (Dandim) 0735/ Solo diserah terimakan dari pejabat lama Letkol Inf Ali Akhwan SE kepada penggantinya Letkol Inf Wiyata Sempana Aji SE MDS.Upacara penyambutan Dandim baru digelar dua kali, di Makodim 0735 / Solo serah terima jabatan (sertijab) bakal dipimpin
Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rafael Granada Baay, Kamis (12/9/2019) siang.

Sementara di pendapa Balai Kota Solo berlangsung pisah kenal dipimpin Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, Kamis (12/9/2019) malam. Pejabat baru Dandim 0735/ Solo Letkol Inf Wiyata Sempana Aji sebelumnya menjabat sebagai Dandim 0734/ Yogyakarta. Sedangkan pejabat Dandim lama Letkol Inf Ali Akhwan SE dipromosikan menjabat sebagai Wakil Kepala Penerangan Kodam (Wakapendam) IV/ Diponegoro.

Ketika ditanya KRJOGJA.COM, Kamis (12/9/2019) pagi, tentang persiapannya menjadi penjaga keamanan di kota Solo yang merupakan kota asal Presiden RI Jokowi, Dandim 0735/ Solo Letkol Inf Wiyata Sempana Aji mengatakan saya bersyukur dan berucap
Alhamdulillah.

"Karena saya diberikan waktu dan kesempatan oleh Danrem 074 Warastratama  Kolonel Inf Rafael Granada Baay  untuk  melaksanakan orientasi dan proses timbang terima dengan pejabat lama. Saya beruntung datang saat ada kegiatan Pengamanan (Pam) VVIP (RI -1) sehingga sedikit banyak saya sudah  memahami tentang prosedur tetap (protap) Pam VVIP, meskipun sebelumnya saya telah memiliki pengalaman saat menjabat sebagai Dandim 0734/Yogyakarta." ujarnya.

Dipaparkan oleh Letkol Wiyata Sempana, selama proses orientasi pihaknya melihat sinergitas segenap stakeholder di Kota Solo sangat kuat. "Berbekal kekompakan Muspida Kota Solo maupun Muspida koordinator yang  sudah terjalin dengan sangat baik, meskipun kota Solo memiliki dinamikanya cukup tinggi akan tetapi saya yakin stabilitas dan keamanan kota Solo tetap terjaga dengan baik,"tutur Letkol Wiyata Sempana.
Letkol Inf Wiyata Sempana Aji SE MDS memiliki jam terbang karier cukup tinggi. Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2001, penugasan pertama di kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tahun 2003 di Grup 1 Kopassus, Tahun 2017 menjabat sebagai Komandan Bataliyon (Danyon-31 Grup 3 Kopassus.

Tugas operasi di daerah konflik di Nangroe Aceh Darussalam dan Papua dilaksanakan dengan baik. Demikian pula penugasan ke luar negeri seperti tugas ke negara Jepang, Thailand, India, Inggris dan Kanada juga dilakoni dengan baik. (Hwa)

 

BERITA REKOMENDASI