Libur Idul Adha dan ‘Long Weekend’, Polres Amankan Wilayah Rawan Kamtibmas

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Sebanyak 643 anggota Polres dan puluhan personel instansi Pemkab dikerahkan di titik rawan kamtibmas dan kamseltibcarlantas selama Idul Adha berbarengan libur akhir pekan ini. Dibangun posko di empat titik untuk mempermudah penanganan di lapangan. 

Wakapolres Karanganyar Kompol Prawoko mengatakan hal itu kepada KR

di sela kesibukannya, Jumat (1/9). Ia memprediksi peningkatan aktivitas di lokasi wisata lereng lawu hingga Minggu (3/9) yang berdampak pada kepadatan lalu lintas di jalur Karanganyar-Tawangmangu dan di persimpangan Kartasura-Colomadu. Empat lokasi pendirian posko itu di Colomadu, alun-alun kota, Terminal Tegalgede dan Terminal Tawangmangu. 

“Bisa dipastikan terjadi peningkatan volume kendaraan di jalur menuju tempat wisata lereng Lawu. Empat posko tersebut berada di jalur kepadatan lalu lintas. Petugas di sana dilengkapi sarana mobilitas dan perlengkapan standar agar siap jika sewaktu-waktu meluncur,” katanya. 
Total terdapat 643 anggotanya atau setara 2/3 kekuatan Polres disiagakan pada operasi tersebut. Potensi kerawanan seperti kecelakaan lalu lintas, penyakit masyarakat dan kemacetan akibat kendaraan mogok di jalan. Empat posko itu aktif selama 24 jam hingga akhir pekan nanti. Kompol Prawoko meminta masyarakat jangan ragu meminta pertolongan petugas. 
Terkait kerawanan di momentum Idul Adha, personel empat posko itu juga siap membantu pengamanan pembagian daging kurban. Polres menyiagakan mobil backbone yang akan ikut mendistribusikan ke penerima. 

“Jangan sampai terjadi ricuh pembagian daging. Kami siap kapan saja diminta mengamankan kegiatan itu. Ada mobil backbone lengkap dengan petugasnya. Sejauh ini, baru takmir Masjid Agung yang meminta backup aparat,” katanya. 

Sementara itu Kepala Dinas Satpol PP dan PMK, Kurniadi Maulato menyiapkan puluhan petugas Satpol PP Pariwisata di lokasi strategis selama libur akhir pekan ini. Diantaranya di Ngargoyoso dan Tawangmangu. Satpol PP pariwisata bertugas memandu pengunjung dan mengamankan lokasi paling padat saat puncak keramaian. 
Pantauan KR

di Masjid Agung Karanganyar, daging kurban setelah dikemas di kantung plastik langsung diambil utusan dewan masjid dari wilayah kecamatan. Mereka sebelumnya sudah menyodorkan daftar penerima daging kurban ke Takmir Masjid Agung. 
“Sudah tiga tahun ini menerapkan pembagian secara langsung di pintu rumah penerima. Tidak ada yang namanya antrean. Itu malah menimbulkan kericuhan. Kami membagi sesuai usulan dewan masjid di 17 kecamatan. Ada juga beberapa yang dibagikan ke kanan kiri lingkungan ini,” kata Ketua Takmir Masjid Agung, Abdul Muid. (lim)

BERITA REKOMENDASI