Libur Nataru, Pertamina Tambah Pasokan BBM di Solo

SOLO, KRJOGJA.com – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019, PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR)  IV Jateng dan DIY memperkuat stok bahan bakar minyak (BBM) dan  LPG (liquefied petroleum gas) di wilayah Solo Raya.  Untuk BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite dan  Pertamax Series) di Solo Raya telah disiagakan tambahan stok 12 % dari rata-rata normal harian 2.376,57 KL/hari yang naik menjadi 2.668,22 KL/hari. 

Unit Manager Communication & CSR MOR  IV Pertamina Andar Titi Lestari kepada KRjogja.com , Jumat (21/12/2018) mengatakan berkaca dari pengalaman Satgas Natal dan Tahun Baru  di tahun sebelumnya, Pertamina MOR IV memprediksi peningkatan konsumsi tertingggi terjadi pada tanggal 25 dan 31 Desember. Sedangkan penurunan konsumsi terendah terjadi pada tanggal 5 Januari 2017 atau berdekatan dengan berakhirnya masa libur Natal dan Tahun Baru.  "Sementara itu untuk konsumsi LPG, peningkatan tertinggi diprediksi akan terjadi pada H-7 Natal sebesar 12% dan H+1 Natal sebesar 11%.”, ujar Andar.

Berbeda dengan produk BBM lainnya, produk jenis Gasoil (Solar, Dexlite dan Pertamina Dex) di wilayah Solo Raya diprediksi akan mengalami penurunan hinga 5% dari rata-rata harian sebesar 173,08 KL/hari menjadi 164,92 KL/hari karena adanya pembatasan operasional angkutan barang dan penurunan kegiatan angkutan industri. 

Sementara untuk produk Avtur, mengantisipasi padatnya penerbangan di bandara Jawa Tengah  selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2019 pihak Pertamina MOR IV menyiagakan tambahan stok 7% dari rata-rata konsumsi normal yaitu dari 480 KL menjadi 514 KL. Selain, memastikan kesediaan suplai BBM & LPG aman,  Pertamina MOR IV menjamin pelayanan terbaik pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2019 ini.

"Untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG selama masa libur Natal danTahun Baru 2019 pihak PT. Pertamina (Persero) MOR  IV Jateng dan DIY telah membetuk satgas Natal dan Tahun Baru 2019 yang dimulai pada 18 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019 " ujarnya. 

Beberapa upaya untuk memperkuat ketahanan distribusi BBM dan LPG, diantaranya adalah memperkuat stok BBM dan LPG, mengamankan suplai BBM dan LPG di Terminal BBM dan Depot LPG Pertamina, memperkuat layanan BBM & LPG di lembaga penyalur serta memberikan layanan BBM dan LPG di tempat yang rawan dengan kepadatan lalu-lintas.

"Kami menyiapkan beberapa fasilitas alternatif tempat pengisian BBM agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh akses mengisi BBM untuk kendaraannya selama mudik atau berwisata yaitu dengan menyebar sebanyak 12 titik kios pertamax yang dilengkapi dengan mobile dispenser dan BBM kemasan di jalur tol dan 32 SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) kantong di wilayah Jawa Tengah," papar Andar. (Hwa)

BERITA REKOMENDASI