Lima Keluarga Ikut Transmigrasi ke Gorontalo

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Sebanyak 17 jiwa diberangkatkan ke Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo dalam program transmigrasi. Mereka dijanjikan memperoleh penghidupan lebih baik di tanah rantau.

Kabid Pelatihan dan Perlindungan Tenaga Kerja, Disdagnakertrans Karanganyar Murseno, Senin (17/12) mengatakan belasan jiwa itu tercatat di lima keluarga. Empat kepala keluarga merupakan warga sipil sedangkan satu lagi prajurit TNI. Masing-masing dijatah rumah, jatah hidup (jadup) dan lahan bercocok tanam. Pada program transmigrasi nasional ini, mereka diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Minggu (16/12).

Para transmigran dijatah sebuah rumah tinggal tipe 36, dan dua hektar lahan pertanian siap olah. Jadup yang diterima selama setahun dapat diandalkan untuk mencukupi kebutuhan setahun atau masa tunggu panen.

Selama masa persiapan keberangkatan, Pemkab sudah melatih kewirausahaan serta alternatif berusaha kecil-kecilan. Mereka juga tidak perlu khawatir pendidikan anak-anaknya karena tersedia sekolah berdekatan lokasi tinggal transmigran.  

“Ini kisah hidup sukses transmigran asal Karanganyar di Kalimantan, mereka sukses bukan karena menggarap lahan transmigran yang diperoleh, namun sukses menjadi wirausaha tempe karena pasokan tempe di Kalimantan saat itu susah,” kata Murseno.

Saat ini masih ada 21 keluarga yang antre untuk diberangkatkan ke daerah transmigrasi. Hanya saja, belum bisa dipastikan jadwalnya mengingat panjangnya daftar tunggu dan minimnya ketersediaan anggaran pemerintah pusat.

“Ke bandara sekitar dua jam perjalanan. Rumahnya juga sudah berlantai keramik. Akses ke tempat tinggal bisa dijangkau,” katanya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI