Longsor di Kemuning, 10 Jiwa Diungsikan

KARANGANYAR, KROGJA.com – Sebanyak 10 jiwa asal dua keluarga di Rt 4/Rw IV Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso mengungsi. Rumah mereka tak lagi aman dihuni usai diterjang longsor pada Rabu (26/2) malam.

Joko Susanto (42), seorang korban longsor mengatakan empat anggota keluarganya kini sudah mengungsi ke rumah kerabat yang tinggal tak jauh dari rumahnya. Ini merupakan saran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, supaya terhindar dari longsor susulan. Ia menceritakan tebing di sisi selatan rumahnya ambrol dan mengenai bagian dapur, kamar mandi, dan gudang. Hasil pendataan BPBD menyebutkan, kerugian materi mencapai Rp 50 juta.

“Saat itu kami sekeluarga sedang berada di ruang tamu. Longsor terjadi pada pukul 18.30 WIB. Tidak ada tanda-tanda adanya longsor sebelumnya. Hanya tahu-tahu pas hujan deras sejak siang hari, malamnya bunyi mak gruduk seperti suara petir, sekeluarga sempat kaget,” kata warga Dusun Tanlurung ini kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (27/2).

Ia mengaku masih beruntung karena seluruh anggota keluarganya selamat.

Ia menceritakan wilayah Ngargoyoso diguyur hujan sejak Rabu siang hingga malam. Air hujan meluap dari gorong-gorong jalan masuk ke rumahnya. Adapun material longsoran yang menjebol rumahnya, berasal dari tebing setinggi 7 meter di belakang rumah. Berdasarkan pantauan, luas lokasi longsor berukuran panjang 20 meter dan lebar 6 meter.

Di selatan tebing itu terdapat rumah dua milik Sri Sumiyati (62). BPBD menyarankan dua KK tersebut segera mengungsi guna menyelamatkan mereka, jika longsor susulan menghantam.

“Keluarga Ibu Sri Sumiatmi yang terdiri enam jiwa sudah mengungsi di rumah kerabatnya,” tutur Joko.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, longsor terjadi di 10 titik yang tersebar di Karanganyar pada Rabu (26/2) malam. Diantaranya di Desa Trengguli, Kecamatan Trengguli dan Desa Wukirsawit, Kecamatan Jatiyoso. Semua lokasi itu menimbulkan kerugian materi, namun tidak korban jiwa. (Lim)

BERITA TERKAIT