Longsor di Ngargoyoso, Seorang Warga Tewas

Editor: Ary B Prass

Suparno mengatakan Sudarto menderita sakit bawaan. Ia didiagnosa menderita gula darah. Dalam beberapa hari terakhir, Sudarto mengeluhkan penyakitnya kambuh. Suparno menceritakan kebutuhan khusus Sudarto usai mengalami kecelakaan beberapa tahun lalu. Sudarto terpaksa kehilangan kaki kanannya.
“Pagi tadi sudah dimakamkan di Dukuh Kenteng. 400 meter dari rumahnya,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan, warganya melakukan kerja bakti pembersihan lingkungan pascalongsor.  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar tujuh lokasi terdampak longsor di desa tersebut. Diantaranya tebing jalan, talud dan dapur rumah warga.  Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Bagoes Darmadi mengatakan enam jiwa sempat mengungsi. Warga khawatir terjadi longsor susulan yang mengancam jiwanya.
“Mengungsi sementara. Enggak sampai berhari-hari. Hanya semalam saja. Kami mengingatkan ekstra waspada. Masih ada potensi longsor susulan karena letak permukiman berada di bawah talud dan tebing jalan,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI