LPLSE Beri PR ke Gibran Soal Videotron

SOLO, KRJOGJA.com – Di awal kepemimpinannya Walikota Solo terpilih Gibran Rakabuming Raka mendapat setumpuk kado permasalahan diantaranya tentang kasus videotron.

“Ya kami sebagai bagian dari warga masyarakat Solo mencium gelagat tidak beres tentang pemasangan sarana iklan luar ruang berupa videotron di sejumlah titik strategis di kota Solo yang kalau tidak dikritisi bisa mengarah pada berkurangnya Pendapatan Asli Daerah ( PAD) pemerintah kota (Pemkot) kota Solo bahkan bisa menjadi pintu masuk dugaan kasus korupsi. Kami berharap mas Walikota Solo yang baru Gibran Rakabuming Raka dapat menuntaskan kasus videotron yang terkesan ada pembiaran oleh oknum birokrasi pemerintah kota Solo di era sebelum Mas Gibran,” papar Nusa Aksara Daryono dan Ledy Ardiyanto dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) Lembaga Peduli Lingkungan Sosial Ekonomi ( LPLSE) Surakarta, kepada wartawan, Selasa (29/12/2020).

Dipaparkan oleh pengurus LPLSE pihaknya telah melakukan investigasi menemukan sejumlah kejanggalan dugaan potensi kerugian negara dalam kasus videotron. Reklame videotron yang titiknya bukan di lokasi strategis misal di perempatan Purwosari tepatnya di depan omah Lowo dengan ukuran lebih kecil dapat menghasilkan Rp 1,5 miliar selama tiga tahun, atau menghasilkan Rp 500 juta per tahun.

BERITA REKOMENDASI