Luapan Selokan Bikin Resah, Gubernur Jateng Didesak Rehab Trotoar Tawangmangu

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didesak merehab gorong-gorong trotoar di sisi timur Pasar Tawangmangu. Sering terjadi banjir akibat luapan air dari gorong-gorong.
Kondisi tersebut sering dikeluhkan pengguna jalan maupun para pedagang di area tersebut. Kapasitas gorong-gorong tak mampu menampung aliran air dari hulu melalui selokan tersebut.

“Jalur ini tanggung jawab Pemprov. Yang kami minta itu trotoar mulai pasar ke arah timur, supaya permukaan Tawangmangu bisa bersih dan nyaman. Yang jelek kan tinggal itu, kalau di Tawangmangu. Aku wis matur tugase sampeyan (Ganjar) karek kui. Wong engko 2023 leren podo aku. Nek ora ndang digarap, suk gubernur liyane ora mikir tekan kono. Mumpung isih diparingi kesempatan,” kata Bupati Juliyatmono, Sabtu (19/12).

Menurutnya, permintaan ke Pemprov terkait pembenahan saluran drainase tersebut bukan hanya sekali. Namun sampai sekarang belum terealisasi.

Sementara itu, Camat Tawangmangu, Rusdiyanto mengatakan, ia mendapat informasi bahwa pemerintah berencana untuk memperlebar dua sisi trotoar di jalan raya Tawangmangu di dekat pasar. Namun karena anggaran pembangunan dialihkan ke penanganan Covid-19, akhirnya tidak jadi dilaksanakan perbaikan.

“Jadi mulai depan Masjid At Taqwa itu sampai ke timur, lebih dari 200 meter, kanan dan kiri trotoar mau dilebarkan. Tapi karena ada pandemi Covid-19, akhirnya dana pembangunan terpotong. Sehingga minta kebijakan gubernur. Karena ini jalan provinsi,’’ ujar Rusdiyanto.

BERITA REKOMENDASI