Mahasiswa KKN Tematik UNS Ditarik

Editor: Agus Sigit

SOLO, KRJOGJA.com – Setelah dua bulan mengabdi di desa, sebanyak 1.738 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Periode Januari – Februari 2020 kembali ditarik. Mereka tersebar di 173 Desa, 55 Kecamatan, 32 Kabupaten, 8 Provinsi, dan satu lokasi di luar negeri.

Penarikan simbolis dilaksanakan di Kabupaten Grobogan, Selasa (25/2). Kabupaten ini dipilih karena sejak awal KKN digelar belum pernah menjadi lokasi penarikan. Tercatat 100 mahasiswa dan 5 Dosen Pembimbing Lapangan yang diterjunkan. Mereka tersebar di 10 desa di Kecamatan Karangrayung.

Sekretaris Lembaga Penelitian da. pengabdian Masyarakat (LPPM) Prof Dr Samsul Hadi mengatakan mereka menggarap tema peningkatan kesehatan masyarakat dan lingkungan. Ia menilai secara keseluruhan sudah baik namun ada beberapa hal yang perlu difokuskan.

Ke depan, kata Prof Syamsul, sangat dimungkinkan ada penekanan fokus tematik misalnya ke persoalan ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Jadi di bidang ekonomi fokmus utamanya tentang pemberdayaan ekonomi kerakyatan masyarakat. Semua dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Jadi mahasiswa masuk ke desa bukan sekali, namun dalam jangka panjang keberlanjutan,” jelasnya.
LPPM akan mensinergikan kebutuhan masyarakat lokasi KKN dengan tim mahasiswa yang diterjunkan agar sesuai.

Sementara rektor Prof Jamal Wiwoho melakukan monitoring dan evaluasi KKN di Kabupaten Lombok Utara sekaligus meninjau pembangunan masjid yang dibangun UNS pascabencana. Ia ingin mengembangkan lokasi KKN ke daerah 3 T (tertinggal, terdepan dan terluar) di Indonesia. (Qom)

UNS

BERITA TERKAIT