Mahasiswa STPP Siap Dampingi Petani Sukoharjo

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang menerjunkan 253 mahasiswa sebagai pendamping di 7 kabupaten di Jawa Tengah. Mahasiswa melakukan pendampingan swasembada pajale (padi jagung kedele) dan optimalisasi alat mesin pertanian (alsintan).

Untuk kabupaten Sukoharjo ada 30 mahasiswa pendamping di sentra produksi pangan dan lokasi OPA (Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan). Seluruh mahasiswa kemudian dibagi menjadi tiga kelompok yang selanjutnya ditugaskan di Kecamatan Tawangsari, Mojolaban, dan Nguter.

Mahasiswa pendamping disambut dengan penuh keakraban, di ruang pertemuan oleh pihak Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo, belum lama ini. 

Ir. Netty Harjianti selaku Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo menyampaikan bahwa, Sukoharjo masih termasuk kawasan agribisnis meskipun banyak industri yang berdiri. Mulai dari 2013-2017 Sukoharjo mampu melakukan surplus padi, meskipun pada tahun 2017 mengalami penurunan jumlah luasan realisasi tanam. Hal ini dikarenakan, petani mampu melakukan intensifikasi lahan pertanian.

"Kami mengharapkan dengan adanya kegiatan pendampingan ini akan memberi warna, memberi semangat, dan ide baru bagi pertanian Sukoharjo" tambah Netty. (*)

BERITA REKOMENDASI