Mahasiswa UMS Jajaki Kerjasama Kampung Seribu Bunga

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki pemasaran daring potensi Desa Nglurah, Tawangmangu. Di desa ini terkenal dengan kelompok usaha penjualan bunga dan tanaman hias.

Para mahasiswa berniat menyediakan aplikasi yang memudahkan promosi maupun distribusi produk unggulan UMKM Desa Nglurah yang terkenal dengan kampung 1.000 bunga. Mereka menilai potensi tersebut belum tergarap maksimal. Selain itu, UMKM belum banyak mengakses permodalan dari pemerintah maupun dikelola koperasi.

Menanggapi permohonan para mahasiswa, Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta mereka menyurvei lokasi sekali lagi. Kemudian merancang format pendampingan usaha mandiri di desa tersebut. Ia berjanji akan menelaah proposal pendampingan supaya bisa dibantu dinas teknis.

“Intinya kami selaku pemerintah daerah dan dinas terkait selalu welcome

dan mensuport. Untuk membuat masyarakat Nglurah tertarik diperlukan penggerak seperti anak muda yang ada disana yang bisa dijadikan penggerak,” tambahnya.

Ia sepakat pemasaran melalui aplikasi secara online bermanfaat bagi aneka transaksi di zaman milenial. Mengenai belum tertatanya potensi-potensi yang ada, pemerintah terus mendorong penataan lebih baik.

UMS

BERITA REKOMENDASI