MAKN Ikut Andil Bentuk NKRI, Wajar Dianggarkan di APBN

SOLO, KRJOGJA.com – Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) adalah lembaga tempat berkumpulnya sedikitnya 52 kerajaan yang masih memiliki keutuhan silsilah turun temurun, istana/keraton, ada pula raja/sultan yg dinobatkan oleh lembaga adat kerajaan/kesultanan , lambang , pusaka , situs dan masyarakat adatnya yang masih utuh berada di seluruh nusantara.

Seharusnya ada perhatian penuh dan legitimasi secara organisasi khusus, bukan sekedar organisasi kemasyarakatan (Ormas) karena MAKN memiliki andil ikut mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI). Maka sepatutnya MAKN yang ikut melahirkan bangsa Indonesia lebih dipikirkan lagi ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ( APBN). Itulah formulasi yang disampaikan oleh Tim MAKN saat rapat dengar pendapat umum dengan Komisi X DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta baru-baru ini.

Menurut Ketua Harian MAKN KPH Dr Eddy Wirabumi SH MM kepada wartawan, Rabu (8/7/2020) dalam kesempatan itu dari pihak DPR RI diwakili Ketua Komisi X DPR RI YM Dede Yusuf ME ST MI Pol. Sedang MAKN dipimpin oleh KPH Dr Eddy Wirabumi SH MM selaku Ketua Harian MAKN dan Dra Hj RA Yani WSS Kuswodidjoyo Sekjen MAKN yang juga Pengageng Kesultanan Sumenep. Selain itu dari MAKN hadir pula Wabendum MAKN Tonny Saritua Purba. Tonny juga wakil dari Kerajaan Purba Simalungun Sumatera Utara. Wakil dari MAKN nampak hadir, DR(CAN) KMS Herman SH. MH. MS.I . CLA – Ketua Bakum MAKN serta C Donna Nisnoni – DPP MAKN – DPP 26 Kerajaan Kupang NTT.

BERITA REKOMENDASI