Malam Selikuran Tetap Khidmad di Masjid Agung Kraton Surakarta

SOLO,KRJOGJA.com – Bagi umat Islam, 20 hari terakhir di bulan Ramadan, khususnya di malam-malam hari ganjil, dipercaya sebagai turunnya Lailatul Qadar yang disebut lebih mulia dari seribu bulan.

Prosesi adat di Kraton Kasunanan Surakarta  dikenal   dengan Malam Selikuran Ramadan 1.442 Hijriyah digelar oleh Lembaga Dewan Adat (LDA) pimpinan GKR Wandansari Koes Moertiyah dengan dzikir dan tahlil di Masjid Agung Kraton Surakarta.

“Karena masih pandemi Covid-19, untuk malam Selikuran kali ini,    tidak menyelenggarakan arak-arakan. Kerabat Kraton Surakarta yang tergabung dalam Lembaga Dewan Adat  hanya tahlil dan dzikir di Masjid Agung Kraton Surakarta,” ujar Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum LDA Kraton Kasunanan Surakarta, Dr KP Eddy Wirabumi kepada wartawan.

BERITA REKOMENDASI