Mangkir Undangan Berpotensi Buang Vaksin

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar terpaksa mengundang dadakan masyarakat untuk menjalani vaksinasi. Sebab, sebagian undangan ternyata mangkir.

“Satu botol isinya 10 penyuntikan vaksin. Yang diundang di puskesmas atau RS untuk menjalani vaksin, sudah dihitung pas dengan jumlah botol yang tersedia. Saat dibuka, hanya bertahan maksimal enam jam. Kalau enggak semua terpakai, sayang sekali. Apa harus terbuang sia-sia?” kata Sekretaris DKK Karanganyar, Purwati kepada wartawan, Senin (1/3).

Ia menyontohkan, vaksinasi bagi anggota Polres Karanganyar yang dijatah 804 orang, ternyata hanya 719 orang yang tervaksinasi. Agar sisanya tak terbuang sia-sia, ia tak jarang memajukan jadwal penyuntikan beberapa orang. Ia menelepon mereka supaya datang ke puskesmas sebelum vaksin kedaluwarsa.

Sejauh ini vaksin tahap II baru disuntikkan ke 3.586 orang dari 4.000 vaksin yang diterima Karanganyar. Sedangkan di tahap I diberikan ke 6.960 orang. Di Karanganyar, didata kebutuhan vaksin ke 57.156 orang.

“Jangan sampai terbuang. Saya teleponin satu-satu orang terdekat puskesmas agar merapat ke sana. Eman-eman kalau terbuang. Pihak puskesmas terbiasa mengumpulkan lagi orang-orang itu,” katanya.

BERITA REKOMENDASI