Mariman Tewas di Saluran Irigasi

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Kematian warga Dukuh Krendowahono Rt 01/Rw III Desa Krendowahono Kecamatan Gondangrejo, Mariman (50) mengejutkan, Rabu (10/7) pukul 17.30 WIB. Korban ditemukan meninggal dunia di saluran air dekat ladang di Dukuh Pilangrejo dan empat beredar kabar korban tewas dianiaya. 

"Mariman berpamitan pergi merumput ke Pilangrejo. Ia mengatakan itu ke istrinya Istirokhah (54) dan anaknya Muh Rifai (23). Sekira pukul 16.00 WIB namun belum pulang pukul 17.15 WIB. Dia bukan korban penganiayaan," kata Kapolsek Gondangrejo, AKP Riyanto kepada wartawan, Kamis (11/7). 

Akhirnya istri dan anaknya mencari Mariman di tempat biasa digunakannya mencari rumput. Setibanya di lokasi kejadian, istri mendapati sabit milik korban tergeletak di bawah jembatan yang terbuat dari kayu. Kemudian istri dan anaknya melihat korban sudah berada di dalam belik (saluran) yang berada di sebelah barat jembatan. 
Ia menjelaskan, belik itu memiliki luas 2×2 meter dengan ketinggian 2 meter dan kedalam air sekitar 50 cm. 

"Korban mengalami luka kepala bagian belakang sebelah kanan, kedua pelipis memar, hidung dan telinga korban mengeluarkan darah. Korban diduga terpeleset jatuh dan kepala bagian belakang membentur tebing batu," terangnya.

Seusai dilakukan visum oleh tim medis puskesmas setempat, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Lantaran tak mencurigakan, kemudian diserahkan ke keluarga agar dikubur. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI