Masjid Al Musannif II Medan Sebagai Pusat Peradaban

SOLO, KRJOGJA.com – Peresmian Masjid Al Musannif II yang terletak di Jalan Gajah Mada nomor 20 Medan Sumatera Utara oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Drs H Musa Rajekshah M Hum juga selaku ketua Yayasan H Anif berjalan khidmad dan lancar. Penanda tanganan prasasti mewarnai peresmian masjid yang megah itu.

Prosesi gunting pita dan penanda tanganan prasasti oleh Drs H Musa Rajekshah M Hum dan Puspo Wardoyo selaku Ahlul Bait atau tuan rumah. Peresmian juga dilakukan secara daring untuk membatasi tamu undangan demi terlaksananya protokol kesehatan 3 M secara ketat.
Dalam acara itu dihadiri Konsul Jenderal (Konjen) Kehormatan Republik Turki untuk Pulau Sumatera, Dr Rahmat Shah, Drs. H Syahrul Wirda, MM Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Utara dan
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Provinsi Sumatera Utara, Prof DR H Abdullah Syah MA.

Puspo Wardoyo dalam wawancara melalui whatsap kepada wartawan mengatakan acara serah terima Masjid Al Musannif dari Yayasan H Anif oleh Drs H Musa Rajekshah MHum kepada Puspo Wardoyo. Acara serah terima Masjid Al Musannif II yang terletak di Jalan Gajah Mada nomor 20 Medan itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran surat Al Taubah ayat 18 oleh Ustad Hanafi SPd wakil Ketua Tim Dakwah Wong Solo Group.

Sambutan dari Puspo Wardoyo selaku ahlul bait atau tuan rumah. Sambutan lainnya dari H Anif selaku Pembina Yayasan H Anif, Prof Dr Syahrin Harahap MA selaku penasehat spiritual Wong Solo Group, Drs H Musa Rajekshah M Hum selaku Ketua Yayasan H Anif, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga ikut memberikan kata sambutan. Selain itu Ustad Muhammad Jazir ASP selaku Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokaryan Yogyakarta ikut memberikan kata sambutan.

Menginjak prosesi peresmian masjid Musannif II, dilakukan prosesi gunting pita dan penanda tanganan prasasti oleh Drs H Musa Rajekshah MHum dan Puspo Wardoyo.
Setelah itu ditutup dengan doa oleh Ustad Adnan Hasibuhan MSi selaku Ketua Tim Dakwah Wong Solo Group. Diharapkan Masjid Al Musannif II Medan sebagai pusat peradaban. (Hwa).

BERITA REKOMENDASI