Massa Pendukung Mantan Bupati Mendemo Kejari Sragen

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN, KRJOGJA.com – Ratusan warga yang tergabung dalam Komunitas Peduli dan Pemerhati Sragen (Komppas) menggelar aksi demo, Senin (17/12/2018). Warga dari berbagai wilayah itu turun ke jalan menggelar aksi keprihatinan setelah mantan Bupati Agus Fatchurrahman (AF) ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi.

Koordinator Komppas, Sunarto mengungkapkan, aksi demo keprihatinan itu terpaksa digelar lantaran sebagai panggilan hati sebagai warga Sragen yang tak rela diusik ketentramannya. Menurutnya langkah Kejari Sragen menetapkan mantan Bupati Agus Fatchurrahman sebagai tersangka kasus Kasda telah melukai hati warga Sragen.

Ketenangan warga Sragen terusik dengan kasus yang dipolitisir ini. Kenapa baru sekarang saat Pak Agus maju sebagai caleg DPR RI," ujarnya.

Sunarto menilai, penetapan tersangka ini jelas sekenario untuk mengganjal langkah Agus maju ke Senayan. Ia kemudian menyerukan bahwa orang baik dan ditindas harus dibela.

Sekretaris Komppas, Eko Joko Priharyanto menyampaikan, aksi keprihatinan digelar karena penetapan kasus Agus itu sarat rekayasa di tahun politik. Menurutnya uang Rp 376 juta yang dituduhkan aliran dana Kasda, adalah kasbon yang sudah dikembalikan sejak tahun 2013.

Sehingga aneh, ketika kemudian Agus diseret dan ditetapkan tersangka. Hal itulah yang membuat rakyat Sragen terluka dan marah. "Hari ini rakyat Sragen menangis, rakyat Sragen terluka. Makanya kita harus bela orang baik yang dianiaya,” tandasnya.

Massa kemudian berdoa sejenak dan kemudian bergerak melakukan long march menuju Kejari Sragen. Perwakilan massa ditemui langsung Kejari Sragen, Muh Sumartono. Perwakilan menyerahkan surat keberatan penetapan tersangka Agus.

"Kami tetap melangkah sesuai prosedur bahwa penetapan tersangka sudah melalui tahapan yang benar. Kami akan tetap memproses kasus ini sesuai porsinya dan tidak terpengaruh ada atau tidak tekanan massa," ujar Muh Sumartono. (Sam)

BERITA REKOMENDASI