Memanas, Kader PKB Dilarang Bermanuver

SRAGEN, KRJOGJA.com – Seluruh pengurus dan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sragen diminta tidak bermanuver terkait akan habisnya masa kepengurusan DPC PKB Sragen Maret ini. 

Para kader harus fokus pada berbagai agenda pemilihan pada tahun politik ini, mulai Pigub Jateng hingga Pileg/Pilpres mendatang. Hal ini disampaikan Wakil Bendahara DPW PKB Jateng, Nur Muhammad kepada wartawan Rabu (28/03/2018) menyikapi kondisi internal PKB Sragen yang mulai memanas. 

"Masa kepengurusan DPC PKB Sragen memang habis bulan ini. Tapi jangan mengalihkan fokus terhadap agenda pemilu yang sudah menanti, ada Pilgub, Pileg dan Pilpres," ujarnya.

Nur menjelaskan DPP dan DPW PKB Jateng sudah mempunyai sejumlah skenario untuk menyikapi habisnya masa kepengurusan DPC PKB Sragen. Salah satunya perpanjangan masa kepengurusan. Opsi lainnya dengan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Sragen. 

"Semua keputusan di DPP dan DPW PKB Jateng. Skema tidak lagi dari arus bawah, tapi dari atas. Semua harus tenang dan jangan bermanuver," jelasnya. 

Terkait masa kepemimpinan Ketua DPC PKB di bawah kepemimpinan Mukafi Fadli, menurut Nur, hal ini tidak ada batasan. Selama yang bersangkutan berkinerja optimal bagi partai, masih ada peluang baginya memimpin lagi. 

"Kinerja seorang Ketua DPC PKB salah satunya diukur dari peningkatan jumlah kursi di parlemen. Kalau PKB Sragen berhasil menambah kursi parlemen, itu adalah keberhasilan tak terbantahkan," tandasnya. (Sam)

BERITA REKOMENDASI