Membolos, Dihukum Hormat Bendera

KARANGANYAR (KRjogja.com) – Tujuh siswa asal dua sekolah kejuruan di Karanganyar terjaring aparat Satpol PP saat nongkrong di jam sekolah, Kamis (01/09/2016). Mereka dihukum pushup dan menghormat bendera di kantor satpol PP.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Satpol PP dan Linmas Muhammad Ibrahim kepada wartawan mengatakan lokasi pencokokan pembolos sekolah ini berada di kompleks pertokoan Desa Wonolopo, Tasikmadu. Lokasi itu cukup digandrungi pelajar menghabiskan waktu sekadar nongkrong sampai jam pulang sekolah.

“Mereka memang sudah janjian membolos. Anak-anak ini dari satu kampung yang bersekolah di tempat berbeda. Awalnya mendapat laporan warga yang resah dengan aktivitas itu lantas kita tindaklanjuti,” ujarnya.

Berbekal satu mobil patroli, seluruhnya dapat diangkut tanpa perlu menggunakan kekerasan. Meski, anak-anak itu sempat kaget dan mematikan rokok yang dihisapnya.

Di kantor Satpol PP, anak-anak badung itu disuruh berbaris menghadap tiang bendera sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil menghormat. Sebelum guru sekolah datang menjemputnya, anak-anak itu juga disuruh pushup sedangkan petugas memeriksa barang bawaan di tas dan ponsel. Hasilnya, di dalamnya tidak ada unsur benda berbahaya namun terdapat konten pornografi. (M-8)

BERITA REKOMENDASI