Mengenal Ruwatan Murwakala, Apa Itu

KARANGANYAR, KRJOGJA.com –  Para dalang dan ahli di bidang wayang mengadakan sarasehan ‘Ruwatan Murwakala’ di Sanggar Seni Klodran Tugu Boto, Klodran, Colomadu, Selasa (30/7).

Para pakar adat dan sesepuh asal Surakarta dan sekitarnya ini membahas segala hal tentang upacara tradisional. Menariknya, mereka menuturkan bahasa Jawa dalam obrolan yang dialih bahasa Inggris.

“Saya sering dimintai tolong untuk meruwat orang lain supaya terhindar dari segala marabahaya,” kata Ki Mantab Soedarsono, dalang kondang asal Karangpandan.

Seminar ini digelar dalam rangka HUT ke-2 komunitas Wayang Seminar. Kegiatan tersebut digelar secara internal partisipan pada 28-29 Juli 2019 dan terbuka untuk umum pada 30 Juli. Para partisipan merupakan pencinta tradisi dan adat Jawa dari berbagai kalangan dan kewarganegaraan. Selain Ki Manteb Soedharsono, narasumber lainnya adalah Ki Gaib Widopandoyo dari Klaten, KRAT KarnoKusumodinigrat asal Sragen, Nyi Rumiyati Anjangmas dari Kartasura, Ki Wito dari Boyolali dan sebagainya. Mereka membincangkan tradisi ruwatan yang konon dipercaya untuk menjauhkan dari hal-hal negatif dan gangguan gaib.

Seiring perkembangan zaman, pelestarian ruwatan lebih pada keperluan nguri-uri budaya. Ada yang istimewa dari acara ini daripada seminar pada umumnya. Seminar ini disampaikan dengan bahasa jawa krama dan diterjemahkan ke bahasa Inggris karena terdapat beberapa partisipan dari warga asing. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI