Menkes Akui Kesadaran Kesehatan Masyarakat Rendah

SOLO (KRjogja.com) – Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek SpM(K) menyatakan masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan yang hanya 20 persen.

Yang memprehatinkan, kata Menkes kesadaran untuk membersihkan kotoran telinga sendiri saja tidak dimiliki. Akibatnya, ditemukan anak di daerah perifer pendengarannya menurun gara-gara dipenuhi kotoran.

"Yang menjadi pertanyaan kenapa mereka tidak punya perilaku membersihkan telinga sendiri," kata Menkes Nila Farid Moeloek usai membuka Konggres Nasional XVII Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia (Perhati KL) di Hotel Alila Solo, Kamis (25/08/2016).

Masih adanya anak yang belum memiliki perilaku membersihkan telinga ia meminta kepada dokter anggota Perhati KL untuk terjun memberikan penyuluhan cara membersihkan telinga yang benar. Karena kalau terlalu keras bisa merusak kendangan atau membran telinga. "Jadi kami minta dokter THT mau terjun ke masyarkat."

Dr Ratna Restuki, Ketua Umum Perhati KL membenarkan di daerah pinggiran masih banyak ditemukan anak yang pendengarannya berkurang akibat dipenuhi kotoran. Sementara untuk penyakit congek atau infeksi telinga tercatat 3,8 persen dari populasi. Sementara penyebaran dokter THT sendiri masih belum merata. (Qom)

BERITA REKOMENDASI